Cari Kandidit Tenaga Kerja Kok Repot

Jumlah pengangguran terbuka di negeri kaya sumber daya alam ini berada pada angka 9,25 juta jiwa. Angka yang tidak sedikit. Angka sebesar itu tentunya menjadi pekerjaan rumah bagi pemimpin bangsa untuk mencarikan solusinya. Seharusnya dengan banyaknya pengangguran maka lowongan kerja yang tersedia akan mudah diisi oleh mereka. Lowongan kerja yang terus bermunculan di iklan loker tiada hentinya. Hari Sabtu dan Minggu dengan mudah kita lihat halaman koran diisi dengan ilkan lowongan kerja. Ternyata jumlah lowongan kerja tak pernah sepi. Perusahaan yang membutuhkan SDM tidak pernah berhenti memburu SDM di pelosok negeri namun perkara mencari tenaga kerja tidak semudah membalik telapak tangan.

Beberapa rekan penulis yang bekerja di salah satu daerah di Kepulauan Kepri mengeluh karena sangat sulit mendatangkan pencari kerja yang mau datang ke perusahaannya. Kalaupun ada yang berhasil dikirim melalui program AKAD hanya bertahan beberapa bulan, Setelah itu sang karyawan banyak abscond.

Dinamika mencari tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan bukan perkara mudah. Penulis baru baru mengadakan kegiatan bursa kerja. Ada belasan perusahaan di bidang manufacturing yang ikut serta. Jumlah pelamar yang memasuki area bursa kerja mencapai empat rubuan orang. Salah satu perusahaan peserta bursa pada hari pertama hanya mendapatkan belasan kandidat yang cocok dengan request di perusahaannya.

Upaya perusahaan mendapatkan tenaga kerja yang cocok dengan kebutuhan perusahaan ditempuh dengan beberapa cara. Ada cara membuka lowongan dengan mamasang iklan di koran, majalah, TV dan Radio serta Banner dan Baliho. Pasang iklan melalui web site, blog dan FB. pasang iklan melalui Email. Ada yang menggunakan pendekatan referensi dari teman yang dipercaya. Ada yang mencoba menggunakan metode perpaduan berita dan iklan di media massa. Bahkan ada yang mencoba mencari tenaga kerja dengan cara menggunakan sarana  press release. Nyatanya banyak perusahaan masih kesulitan mencari kandidat sesuai kebutuhan kantor. Itu adalah dinamika yang tak akan pernah berakhir. Dia terus berputar seiring dengan perjalanan waktu.

Pun hal yang sama dialami oleh para pencari kerja. Berbagai cara digunakan agar bisa lolos bekerja di sebuah perusahaan. Sang pencari kerja bahkan ada yang melakukan tindakan nekat dengan membayar agar diterima bekerja di sebuah lembaga baik swasta atau negeri. Saya pernah geleng geleng kepala melihat berita di koran tetang keberanaian pencari kerja membayar 90 juta rupiah demi diterima bekerja sebagai pegawai negeri.

Berani bayar agar diterima  bekerja di lembaga  negeri  adalah biasa,  yang luar biasa  ternyata  penulis juga pernah  merasakan  kejaran dari  pencari kerja  yang terus menguber  agar dibantu  lolos diterima bekerja  di perusahaan swasta meskipun  harus bayar. Kenekatan  pencari kerja  sudah  diluar  kewajaran karena  meskipun  posisi yang disediakan  hanya untuk  program  waktu kerja tertentu  pun  tidak  dipermasalahkan asalkan  dapat diterima kerja. Dengan halus  terpaksa memberi  pengertian ke  rekan yang nekad tersebut  agar  tetap mengikuti prosedur  yang berlaku  dan  tidak  menggunakan cara  kotor  untuk menjadi seorang  pegawai.

Ternyata kesulitan dialami dua pihak. HRD Manager stress karena sulit mendapatkan SDM pada saat dibutuhkan. Pencari kerja juga pusing karena tidak bisa tembus memasuki dunia kerja sesuai impian mereka. Seperti dalam ilmu kepemimpinan, kalau pemimpin menghadapi anak buah yang  bermasalah  maka dampak negatif juga dialami oleh sang atasan, sebuah mata rantai yang saling kait mengait.

Maka  judul tulisan ini saya  beri judul Cari Kandidat Tenaga Kerja Kok Repot. Ya  repot  karena  bukan  hanya  HR officer  yang  pening  memikirkan  calon tenaga kerja, Head Hunter  atau  Perusahan Pengerah Tenaga Kerja  pun harus berpikir  cerdas  untuk  memperoleh tenaga kerja  yang  berkualitas.

Ada beberap hal yang perlu dipikirkan sebagai  praktisi sumber daya manusia  dan  pihak  pemerintah  yang bertanggungjawab di bidang  ketenagakerjaan bahwa  pengangguran yang  tinggi  dan daya serap tenaga  kerja  yang rendah  akan mengakibatkan  dampak sosial.  Gap ini harus  dicari solusinya. Perlu ada pendekatan baru  mengatasi  Sumber Daya Manusia  bangsa  ini. Agar  bangsa  yang kaya Sumber Daya Alam ini  tidak lagi berada pada posisi 120 an  untuk  Human Capital dunia.

Dari kasus di atas dapat kita ambil benang merah bahwa perlu ada cara baru  penanganan sumber  daya  manusia  sebagai human capital. Manusia adalah aset  yang sangat mahal. Seperti  perusahan  Huawei  di China  yang  mengalokasikan  sekitar 1,95 miliar dollar AS   untuk mendanai riset,   pelatihan dan pengembangan sumberdaya manusia. Dalam waktu singkat  perusahaan ini melesat bagai  kilat dan  dalam waktu  yang tidak lama  sudah  mampu  bersaing  dengan produsen HP  terkenal  yang ada di Eropa.

Ternyata  data  di atas memperlihatkan bahwa  SDM  yang tangguh dan  mampu  melakukan penyesuaian diri  terhadap lingkungan pasar ternyata  malah survive. Barangkali  kita perlu mengadopsi  apa yang dilakukan  pimpinan Huawei dalam mencetak Sumber Daya  manusia yang tangguh.  Termasuk mencetak Sumber Daya Manusia  di Batam sebaiknya  perlu ada terobosan besar  dan  tidak biasa  agar  SDM  yang ada  di  wilayah ini betul betul  bisa setingkat  dengan  prestasi dan kemampuan negara tetangga (Malaysia dan Singapura).

Batam  mungkin perlu dijadikan  pilot proyek mengenai  pengembangan  SDM  yang  adaptif  dan kreatif serta  proactive.  Salah satu saran   penulis  agar  pemerintah di Batam  dapat  mengaktifkan kembali  peran  BLK (Balai Latihan Kerja),  menyediakan  pusat pelatihan   yang berkualitas  dan biaya terjangkau.  Mendukung  program sertifikasi  untuk  tenaga kerja yang profesional,  memasyaratkan  kegiatan QCC  untuk seluruh  lapisan masyarakat.  Harapan  ke depan  meningkatkan mutu  sumber daya manusia  di Batam  yang  tangguh  dan  berkualitas. Bila  Sumber  Daya Manusia   berkualitas   pada akhirnya   perusahaan  juga akan senang  karena  dapat  menghemat  biaya , waktu dan tenaga proses perekrutan  tenaga kerja.   Bila  SDM yang ada di Batam   memiliki sertifikasi, berkualitas  dan  memiliki etos kerja, Batam   bisa dijadikan model  pemberdayaan  dan pengembangan Sumber Daya  Manusia.   Sehingga  tak muncul lagi  kata kata “Cari Kandidat Tenaga Kerja Kok Repot”.

Iklan

9 Komentar (+add yours?)

  1. satriyabisniss
    Mar 29, 2011 @ 06:06:24

    Numpang promo ya gan..:D

    LOWONGAN KERJA SAMPINGAN GAJI 3 JUTA /MINGGU

    Kerja Management dari program kerja online (Online Based Data Assignment Program / O.D.A.P) MEMBUTUHKAN 200 KARYAWAN diseluruh indonesia yang mau kerja sampingan online dengan potensi penghasilan 3 JUTA/MINGGU+GAJI POKOK 2 JUTA/BULAN, Tugasnya hanya ENTRY DATA, per entry @10rb, Misal hari ini ada kiriman 200 data dari O.D.A.P yang harus di ENTRY berarti kita dapat hari ini @10Rb x 200 = 2 JUTA. Lebih Jelasnya kirimkan Nama LENGKAP & EMAIL ANDA.

    Buka Blog>> “SATRIYABISNISS”

    Balas

  2. Ali
    Agu 04, 2012 @ 18:48:45

    Ass..
    Gan saya ingin sekali mendapatkan pekerjaan tetap,tpi saya punya kendala tidak punya izajah SMA ke atas. Karna saya hanya lulusan SD saja. Apa ada loker bwt orang yang tidak berijajah seperti saya? 🙂

    Balas

    • tan sekiat
      Mar 14, 2015 @ 05:44:46

      kamu mau kerja ga dibagian stim mtr didaerah dadap vila bandara blok f10no5 kosambi no hp 081310975226 kalau mau sms tar saya tlp

      Balas

  3. ismail djanawi
    Jul 29, 2014 @ 11:50:57

    slamat malam bos apakah masih ada lowongan ?

    Balas

    • tan sekiat
      Mar 14, 2015 @ 05:50:01

      kamu mau kerja ga distim mtr didaerahdadap kosambi vila bandara blok 10 no 5 no hp 081310975226 kalau mau sms tar saya tlp

      Balas

  4. raswanto@outlook.com
    Apr 02, 2015 @ 04:27:49

    Saya membutuhkan tenaga kerja : pemasangan CCTV, Jaringan LAN / WIFI, Instalasi Komputer, Alamat : Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu. berminat hubungi HP. 085692777888.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: