Pembukaan Annual Games Ke – 18 KIB

Annual Games ke-18 di Kawasan Industri Batamindo dilaksankaan pada hari Sabtu 3 April 2010 lalu bertempat di Multi Purpose Hall Community Center KIB. Upacara pembukaan dihadiri Pejabat Pemerintah (Assisten Walikota Batam . Samsul Bahrum, P.hd) , KONI (Edi Sihite), Pancab sebelas cabang olahraga, perwakilan MNC se KIB, Perwakilan Panitia Pelaksanand adri sebelas cabang olahraga, PSSI Batam, Ketua PSSI Batam, Perwakilan dari Warga Dormitory.

Upacara pembukaan diawali dengan penampilan Grup Band dari Komunitas Band Batamindo. Sambutan dari PT BIC dibawakan oleh Andi Mapisangka. Dalam sambutannya mengatakan bahwa , Pekerja di KIB adalah asset yang bernilai. Pekerja adalah Human Capital. Pekerja yang selama ini disibukkan dengan rutinitas di masing masing perusahaan bersyukur kepada Allah Yang Maha Kuasa karena melalui sinergi, kembali kita menyelenggarakan sebuah event besar tahunan yakni Annual Games XVIII. Tidak ada alasan krisis sebagai penghalang untuk menyelenggarakan event tahunan di bidang olahraga. Tidak ada alasan produksi tinggi dan kejar target di perusahaan sebagai penghalang meningkatkan prestasi olahraga.

Andi mengatakan, sebagai Bangsa yang kaya sumber daya alam, tidak ada kata menyerah dan menyalahkan lingkungan. Kita tidak boleh menjadikan krisis ekonomi sebagai alasan demotivasi dalam bekerja dan berolahraga. Karena terbukti bahwa negera berkembang atau miskin bisa berpresatai di bidang Olahraga Sepak Bola dan atletik meski negera mereka miskin dan dilanda konflik horizontal dan vertikal.
Ada sejumlah negera yang lebih miskin dari Indonesia tapi sukses mengantarkan negeranya mengikuti piala dunia cabang sepak bola Pada Piala Dunia Sepak Bola tahun 2005 lalu. Negara tersebut terletak di Benua Afrika yang perekonomiannya di bawah Indonesia. Justru lolos ke babak piala dunia. Negera itu bernama Togo, Pantai Gading, Angola.
Ketiga Negara tersebut lolos ke piala dunia adalah negara yang terkenal dengan berbagai penderitaan, kemiskinan, keterbelakangan. Pantai Gading dan Angola misalnya, menurut Human Development Report tergolong kelompok negara miskin. (United Nation Development Programme (UNDP).
Yang unik dari fenomena sepakbola Afrika adalah ketiadaan korelasi antara kemampuan modal (finansial) yang sering dijadikan alasan bagi maksimal atau minimnya pretasi olahraga sebuah negara.
Di Indonesia, alasan dana selalu menjadi perbincangan utama yang diabsahkan untuk melegitimasi alasan atas ketidakmampuannya untuk mewujudkan prestasi. Sementara kita tahu, negara-negara Afrika bukanlah negara kaya, namun toh dari kawasan ini telah melahirkan bintang-bintang kelas dunia.
Sebagai Bangsa yang besar dengan populasi terbesar setelah CINA, Amerika Serikat dan India. Seharusnya Bangsa kita bisa melahirkan banyak atlit berprestasi.

Kalau ingin maju dan berprestasi jadilah atlit yang tidak dikendalikan oleh lingkungan. jadilah atlit yang mengendalikan lingkungannya. Atlit yang kita harapkan adalah atlit yang proaktif bukan yang reaktif.

Pada tahun ini Annual Games XVIII dipertandingkan 11 cabang olahraga. Jumlah perusahaan yang ikut sebanyak 45, jumlah atlit sebanyak 4055, offisial 7 orang. Seluruh rangkaian pertandingan diharapkan dapat selesai pada bulan Agustus.

Semoga pertandingan di seluruh cabang olahraga terlaksana dengan baik. Semoga atlit yang bertanding dapat mengharumkan nama perusahaan masing-masing. Kegiatan Annual Games KIB yang ke XVIII adalah pintu gerbang bagi pekerja yang memiliki motivasi tinggi menjadi atlit kelas nasional atau kelas dunia. Sebagai Pengelola Kawasan Industri kita mengharapkan setelah Annual Games XVIII berlangsung tidak lagi melihat Multi Purpose Hall kosong, Community Centre sepi dan Lapangan Bola, lapangan Basket dan Volly membisu. Kita harapkan fasilitas olahraga tersebut selalu ramai digunakan oleh pekerja untuk mengejar cita-cita sebagai atlit kelas dunia.

Samsul Bahrum P.hd pada kesempatan tersebut mewakili Walikota Batam dalam sambutannya mengatakan bahwa Annual Games adalah satu-satunya yang melakukan kompetisi olahraga terlama di dunia. Rangkaian pertandiangan berlangsung dari bulan April hingga bulan Agustus.

Sambul Bahrum mengatakan bangga dengan langkah yang dilakukan oleh PT BIC karena konsisten melakukan pembinaan olahraga di kalangan pekerja. Samsul mengatakan bahwa pelaksanaan Annual Games patut ditiru karena telah melahirkan banyak atlit berprestasi.

Pembukaan Annual Games ditandai secara resmi dengan pelepasan balon ke udara. Kegiatan ini akhirnya ditutup dengan pertandingan sepak bola antara tim keseblasan Batamindo All Stars dengan Tim Keseblasan yang terdiri dari panitia pelaksana dan tamu undangan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: