Peduli Gempa Sumatra Barat di KIB

Komunitas pemuda di KIB melakukan malam kesenian peduli korban gempa Sumatra Barat pada tanggal 10 Oktober 2009 di pelataran parkir Plaza Batamindo.

IMG_2168

IMG_2172

IMG_2174

IMG_2177

IMG_2179

IMG_2180

Penggalangan dana jadi trend di negeri ini, hampir tiap tahun berbagai bencana alam di pelosok di tanah air terjadi. Muai dari gempa bumi, tsunami, agin topan, longsor. Duka belum  terhapus  sejak bencana tsunami Aceh yang mengambil nyawa penduduk sebanyak 100 ribuan orang. Bencana susulan terus menyusul.  Tenggang waktu kejadian dari satu bencana ke bencana berikutnya  semakin dekat. Contoh terbaru adalah bencana gempa Tasikmalaya, lalu Sumatra Barat disusul  Jambi.  Ini memperlihatkan kepada kita bahwa bumi tempat berpijak tidak diam.   Ketika manusia sibuk  melakukan  kerusakan terdap  isi bumi ,  bumi juga  menyeimbangkan dirinya dengan cara  gempa bumi, longsor, gunung eletus. Teori Gaiga mengatakan  bumi menjaga keseimbangannya  melalui gempa bumi, gunung meletus, tanah longsor.

Ketika  bencana terjadi, ada  kesamaan respon  yang dilakukan oleh  organisasi sosial dan warga masyarakat. Wujudnya adalah  spontanitas  melakukan pengumpulan sumbangan. Semangat menolong  tersebut  terlihat  menonjol. Kerja sosial  dilukan  mulai dari  pengumpulan uang dan barang. Pengiriman relawan dan logostik ke lokasi bencana, pengiriman relawan untung melakukan evakuasi, pembuatan dapur umum, pengerahan  perlengkapan  alat  militer  untuk pengangkut  logistik, pembuatan  tenda, penjernihan air, tim penaganan  kejiwaan dan berbagai tim lainnya  dikerahkan  untuk  membAntu  korban.

Semanagt  itu  juga  terlihat pada  kalangan pekerja  di KIB. Ada  berbagai tim  yang melakukan aksi sosial seperti  KSR  PMI, Pramuka, Karang Taruna Siaga Yudha I Batamindo,  RT dan RW, DNSI, hingga Serikat Pekerja  melakukan  aksi sosial. Mayoritas  paksi sosial dibuat dalam bentuk  pengumpulan sumbangan  berupa uang.

Turkananto pengurus  KSR PMI Batamindo  yang menjadi koordinator  pengumpulan sumbangan   mengatakan bahwa  semangat  peyumbang  cukup tinggi pada hari  pertama dan kedua pengumpulan  sumbangan.  Relawan yang bertugas  mengumulkan sumbangan  berada di Pintu  1 KIB, Plaza Batamindo, Pintu 3 KIB, Pintu 4 KIB, Pintu 6 KIB dan jalan  depan masjid Nurul Iman.

Pada hari  ketiga  dan keempat  lokasi pengumpulan dana  hanya  bertugas  di  pintu 1, 4 dan  Plaza Batamindo.  Motivasi penyumbang  mengalami  penurunan  pada hari keempat  dan kelima. Panitia pelaksana akhirnya sepakat istrahat pada  hari kelima dan keenam. Panitia kembali  turun ke lapangan bersatu pada hari  Sabtu malam  Minggu di Pelataran Plaza Batamindo. Pada  hari terakhir ini panitia  menyelenggarakan malam kesenian  peduli gempa Sumatra Barat

Malam kesenian  dilakukan  untuk menarik minat  warga KIB  peduli terhadap  korban gempa sekaligus  sebagai sarana hiburan  bagi  warga di KIB  yang  berkunjung  dan melintasi Plaza Batamindo. Pada saat acara digelar, pengunjung plaza   duduk lesehan  di jalan aspal  depan Plaza Batamindo sambil menikmati tembang  dari   grup band  yang ada di  KIB.

Malam kesenian  peduli gempa Sumatra Barat disambut  hangat  grup band  di  KIB dan sekitarnya.  Ada sebelas grup band  yang tampil  pada malam itu. Acara  dimulai dari pukul 19.00  berakhir pada pukul 23.00.

Keseblas  grup musik tersebut adalah   Black Box dari PT  Sanyo membawakan lagunya D,masiv, Changcutter, Peter Pan. Biskuit dari PT Siix membawakan lagu dari Opik serta Shiela On seven. Oxigen dari PT  Unisem membawakan lagu dari D’masiv, white Lion, GAN,R.  Grup musik dari SMU  yang ikut  berpartisipasi adalah Shining Grace Band SMA 5 Batam  membawakan lagu dari Viera, Astrid  serta Andra  & Back bone.  Grop  Bumble Bee band dari SMU 3 Batam membawakan lagu dari D’masiv, Changcuter dan Peter Pan, Grup  SMAFOUR dari SMA 4 Batam, T.wox Band dari Politeknik Batam membawakan lagu dari  Ipank, D’massiv dan Saosin. Instink (komunitas seniman batam)  membawakan lagu dari Naff, Shaggy Dog dan Pee Wee Gaskins,  VIP.T.Obenk dari Universitas Internasional Batam  membawakan lagu dari Sabian, Ungu dan Wali. Group musik Cadera  dari  PT Brilliant  membawakan lagu dari Kotak dan garasi dan  grup Musik Little Bonimuth dari PT Philips  membawakan  lagu dari  Supermian is dead, Shaggy dog dan Pee wee Gaskins.  Pada malam kesenian  ini  juga  hadir  grup Tari Langgeng Pertiwi  yang dibawkan oleh dancer  Eko dan Icha.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: