Fun Bike, Off Road dan Tanam Pohon

IMG_2151Bermula dari diskusi ringan dengan rekan penulis yang bekerja di salah satu perusahaan perakit sepeda ternama PT Shimano, Mujianto. Kami menemukan kesamaan prinsip mengenai peduli  lingkungan hidup. Diskusi bertopik CSR (corporate social reponsibility) yang dilakukan pada akhir tahun 2008 tersebut melahirkan keputusan. Kami sepakat untuk membudayakan sepeda di lingkungan perusahaan. Ya, sepeda adalah  aktifitas  yang pernah populer di Kawasan Industri Batamindo  pada tahun 1990 an. Khususnya  bagi pekerja yang berdomisili  di lingkungan dormitory. Ah sebuah kenangan  yang takpernah terlupakan.

IMG_2156persiapan di garis start

IMG_2160peserta off road

Tak lama kemudian, penulis juga bertemu rekan dari Poligon Jakarta yang sedang berkujung ke Batam. Rekan-rekan dari Poligon mendorong penulis untuk membudayakan bike to work.

Pada kesempatan lain, pertemuan kecil juga berlangsung dengan teman-teman dari kelompok Pencinta Alam  Cumfire yang sangat peduli terhadap pelestarian lingkungan hidup. Dukungan dari LSM Batam Hijau ikut mendorong  digalakkannya  program program berbau peduli lingkungan.

Keinginan kuat terus tertanam di kepala penulis untuk mewujudkan  program  tersebut.  Waktu berlalu, penulis akhirnya bertemu dengan rekan-rekan dari komunitas sepeda di Batam yang anggotanya sudah mulai tumbuh berkembang sejak tahun 2007.  Beberapa komunitas sepeda juga tumbuh subur di perusahaan di Kawasan Industri Batamindo, seperti komunitas sepeda  PT Shinetsu, PT. Epson, PT Noble, PT. Varta, PT. Shimano, PT BIC. PT Unisem, PT PSECB.

Beragam aktivitas telah dilakukan oleh komunitas sepeda di Batam. Meski agak terlambat  kegiatan fun bike, off road akhirnya  bisa digelar di KIB. Acara ini  diadakan oleh CSR PT BIC dan CDD PT Tunaskarya Indoswasta, Karang Taruna Siaga Yudha I, Komunitas Sepeda Batamindo. Tepatnya pada hari  Sabtu 27  Juni 2009.

Udara segar di sekitar Community Center menyambut kehadiran ratusan peserta fun bike. Pendaftaran dilakukan dari pukul 06.00 hingga 06.30, Peserta memperoleh  t shirt free dari panitia. Tampak kesibukan di meja pendaftaran ulang. Para peserta juga sibuk  merakit sepeda yang akan digunakan. Beberapa peserta membawa  sepedanya dengan menggunakan mobil.

Pukul 07.00  Manager CSR PT BIC Andi Mapisangka melepas bendera  sebagai simbol pelepasan ratusan peserta fun bike di Kawasan Industri Batamindo. Rute  fun bike diawali  di Community Center melewati Masjid Nurul Islam, Simpang  PT  Philips, Simpang PT Sanyo  Precision, Simpang PT NOK, Simpang  PT JSB,  Simpang PT Shinetsu, melewati PT Papaer Box,  PT Alteco,  PT Risis lalu berputar di depan PT Polestar menuju jalan depan PT Shimano, terus berputar ke arah dormitory blok R, berputar di depan blok R ujung dan kembali melewati jalan depan dormitory blok N akhirnya finish di ex dormitory blok W. Rute ini cukup menantang karena melewati beberapa tanjakan.

Panitia yang dibantu oleh tim dari pramuka, KSR PMI, Syec2, FLP, Cumfire, Bivac, bersama dengan security BIC  berada setiap belokan sebagai pemberi arah jalan.

Tiba di blok W, seluruh peserta mendapat konsumsi dari panitia. Kembali Manager CSR PT BIC Andi Mapisangka  memberikan sambutan. Andi mengatakan bahwa  kegiatan olahraga  di KIB telah berjalan cukup lama. Sudah 17 tahun PT BIC melakukan Annual Games, dan puluhan  atlit binaan dari KIB telah mengharumkan nama Batam dan Kerpi di ajang nasional. Andi mengharapkan masa mendatang  pembinaan atlit sepeda khsusnya off road melahirkan atlit berprestasi dari kawasan ini.

Pukul 08.30  acara off road dimulai. Peserta dibagi menjadi beberapa kelas. Ada kelas master kualifikasi 1 (4 putaran), kelas master kualifikasi 2 (4 putaran), eksebisi veteran dan eksekutif (2 putaran), Eksibisi junior (3 putaran), senior (12 putaran). Para peserta yang mengikuti  off road umumnya menggunakan sepeda yang tahan dengan medan yang   ekstrim. Rata-rata peserta off road memakai sepeda berharga di atas 5 juta. Ada salah seorang peserta yang memakai sepeda berharga 26 juta.  Peserta off road diikuti tidak hanya atlit dari Batam juga ada yang berasal dari Tanjung Batu, Tanjung Balai Karimun.

Saat lomba off road berlangsung, adrenalin peserta  terpacu. Meda cukup berat dilewati, ada tanjakan, gelombang, lumpur dan turunan. Peserta ada yang terjatuh dan mengalami luka. Juga ada sepeda yang pecah ban, serta sepeda patah saat melewati jalan berlumpur.

Setelah melewati rangkaian lomba akhirnya  pemenang  Master Kualifikasi 2 diraih oleh masing-masing Teguh, yudi Wahyudi dan Ibi alias Iwan Bambang Irawan.  Kelas senior juara I adalah Mohd Isa (Karimun), juara II diraih Adi Susanto  (Piayu Gank) dan juara III diraih Andi Setyawan (B2W Amtek Engg).  Para pememang memperoleh uang tuna, pialai dan sertifikat.

Kegiatan off road berakhir pada pukul 11.30.  Dari sekian  acara yang ditunggu peserta  adalah pembagian puluhan door prize  yang disediakan oleh sponsor utama Extra Joss serta  Polygon  yang menyediakan  sebuah  hadiah  sepeda. Terima kasih kepada sponsor utama  dari Extra Joss dan sponsor  pendukung lainnya dari Polygon, Bike to Work (B2W) Batam, Disain Gendeng (Dige), Benz  Production,  Tribun Batam, batam TV, Posmetro, Sijori Mandiri.

Usai off road, peserta meninggalkan  lapangan Blok  W. Panitia pelaksana merapikan perlengkapan. Tepat  pukul 13.00  panitia bersama  relawan menuju  hutan yang rada gundul di belakang tembok dormitory blok H. Ada 40 an relawan yang ikut acara penanaman pohon. jumlah pohon yang ditanaman sebanyak 300 bib

IMG_2165

Meski cuaca cukup terik, panitia dan relawan yang  mayoritas  perempuan  tak  menyerah. Dalam hitungan satu setengah jam, semua  bibit pohon berhasil ditanam. Panitia menyediakan 40 cangkul, sehingga  tim bekerja dengan cepat. Ada yang bertugas membuat lubang, ada yang mengangkat bibit ke lokasi penanaman dan ada yang bertugas menanam bibit, ada yang bertugas sebagai seksi konsumsi.

IMG_2171

Semua peserta penanaman pohon bertekad untuk menjaga hutan Batam tetap lestari dan melawan pemanasan global  yang dampaknya  kian hari kian terasa.  Peserta penanaman pohon  sadar bahwa  beberapa pulau sudah mulai tenggelam seperti gugusan pulau di  pulau Tuvalu, pulau Kiribati dan Vanutau.  so, mari kita melawan pemanasan  global dari sekarang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: