Pengusaha Kek Pisang Beromset 600 Juta Per Bulan

Pekerja di Kawasan Industri Batamindo pada hari Sabtu 28 Maret 2008 mengikuti seminar gratis wirausaha bertempat di Circular Room, pukul 08.30 hingga 12.00. Tampil sebagai pembicara adalah Owner Kek Pisang Villa Mukakuning Denni delyandri dan Kadiv CDIR PT Tunaskarya Indoswasta Hendra Alamsyah.

img_1550a

Seminar ini diikuti 110 peserta dari perwakilan perusahaan yang ada di Kawasan Industri Batamindo. Denni yang pada kesempatan tersebut disertai istrinya menceritakan pengalamannya sejak merantau dan bekerja di Batam hingga memilih resign karena ingin menjadi seorang pengusaha.

img_1560b

Keinginan Denni untuk menjadi pengusaha tidak mulus. Ia mengawali usaha dari yang sangat sederhana menjual kerupuk yang dititp di warung-warung makan. Suatau saat denni bertemu salah satu teman kerja saat menawarkan kerupuk ke rumah makan, sang teman bertanya ke denni kenapa harus berjualan kerupuk. Jawaban Denni sederhana, karena uang saya kurang. Seiring dengan perjalan waktu, karena ingin fokus berwirausaha, Denny memutuskan berhenti (memecat dirinya sendiri) dari perusahaan lalu fokus pada membangun bisnis.

img_1564c

Usai menjual kerupuk, Denni pindah ke usaha lain berupa bisnis Event Organizer. Bisnis ini hanya bertahan selama setahun. Mengurus bisnis ini hanya untung pada awal namun bulan- bulan awal saja. Denny mengakui bahwa mengurus EO menguras waktu dan tenaganya. Ia berpikir bisnis itu tak cocok dengan dirinya.

Bisnis yang berkembang dengan baik adalah justru pada usaha pembuatan kek pisang. Pada saat ia menjalankan bisnis ini awalnya kek pisang dikemas dengan sederhana. Pembelinya pun adalah teman-teman di tempat kerja (bisnis ini juga dilakukan saat denni masih bekerja). Penjualan meningikat. Namun seiring perjalan waktu pembeli pun menurun dan usaha kek pisang ini hampir tutup.

Lalu ketika ada pembeli kek pisang yang ingin pulan kampung menjadikan oleh-oleh ini sebagai oleh-oleh khas Batam. Maka ide itu pun ditangkap oleh Denny dan dijakikan fokus dalam berbisnis kek pisang. Akhirnya Denny memperbaiki tag line dalam kemasan bisnisnya: yaitu Kek Pisang Villa Mukakuning dengan tag line berbunyi Oleh-Oleh Khas Batam. Sejak itu bisnis kek pisang villa Mukakuning terselamatkan dan alhamdudillah sampai saat ini bertahan dengan empat outlet. Akan tambah satu otlet lagi yang akan dibangun di area bandaha. Omset yang diperoleh dari bisnis kek pisang ini menjadi angka 600.000.000 sebulan.

Bagaimana caranya sehingga Denny yang masih berusia 29 tahun mendapatkan modal. Salah satu trik mencari modal yang sederhana dilakukan oleh Denny tanpa keluar modal adalah mencari iklan yang menawarkan rumah. Dari iklan di koran Denni lalu mencari si pemilik rumah dan menyampaikan maksud Denni.

Apa yang dilakukan Denni padahal ia tidak memiliki uang untuk membeli rumah di iklan tersebut. Harga rumah itu ratusan juta rupiah. Caranya ternyata sederhana. Denni menemui si pemilik rumah. Lalu meminjam sertifikat tanah (setelah si pemilik rumah memahami maksud Denni). Denni kemudian menuju bank untuk mengambil kredit. Nilai rumah tersebut dapat dihargai Rp 500 juta. Dari cara itulah Denni bisa mendapatkan rumah sekaligus uang. Maksudnya adalah rumah itu menjadi agunan untuk mengeluarkan kredit bank. Uang yang 500 juta dapat dibayarkan ke pemilik rumah yang menawarkan rumahnya hanya sebatas 300- an juta dan sisanya bisa dipakai modal untuk menambah outlet baru. si pemilik rumah senang karena rumahnya laku terjual. Denny juga senang karena masih mendapat sisa modal untuk membuka outlet baru dan bisa memiliki rumah yang dijadikan agunan di bank. Cara yang sederhana bukan!

Denni juga menyarankan peserta seminar untuk rajin membaca, mengikuti seminar dan pelatihan. Kebiasaan itu dapat mendongkrak pengetahuan berbisnis.

Pembicara kedua Hendra Alamsyah yang juga memiliki beberapa unit bisnis. Ia menekankan kepada peserta seminar untuk jeli melihat peluang.

Kata Hendra menjalankan bisnis seperti berenang. Teori berbisnis adalah 3 B. Lakukankan saja Bisnis, Bisnis dan Bisnis. Berwirausaha yang cepat meroket dapat dilakukan dengan melakukan sedekah. Salam wirausaha.

4 Komentar (+add yours?)

  1. Isty
    Jun 02, 2009 @ 10:15:46

    Hallo mas Marumpa,

    Dapatkah saya menghubungi Mas Denny, saya tertarik dengan usahanya, mungkin no telp atw alamat emailnya. Mohon dibalas

    Thanks

    Balas

  2. marumpa
    Jun 03, 2009 @ 01:28:46

    Dear Isty,

    Anda dapat menghubungi ke 0770-7375217 atau 08526400463. Salam.

    Balas

  3. marumpa
    Jun 03, 2009 @ 01:40:23

    Dear Isty,

    Anda juga dapat menghubungi ke marketing manager Kek Pisang, Dewi o81270079779, 0778458354, email dewi@kekpisangvilla.com

    Salam

    Marumpa.

    Balas

  4. Tarsito
    Agu 21, 2009 @ 06:19:35

    Wow artikel yg menarik,salut ma pak danny

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: