TERGOLEK LEMAH

Tubuh tergolek lemah tak berdaya

Didampingi air putih yang mengalir

Dengan jarum suntik yang melekat di tangan

Wajah penuh harap, tubuh kuat dan sehat

Buah segar dan roti tergelatak tak terpegang apalagi termakan

Merasakan sakit tak tertahan

Tak mampu menelan makanan

 

Hati penuh penyesalan

Meratapi dosa yang telah dilakukan

Ketika yang  telah ditinggalkan

Berharap kesembuhan dan kesehatan

 

Ketika kesehatan mulai dipertanyakan

Penyesalan datang dan kesedihan yang dirasakan

Ingat akan Tuhan

Keceriaan dan  kenenangan melupakan kesedihan

Dan dosa yang telah dilakukan

Apalagi mengingat Tuhan

 
Karya Indah

Iklan

2 Komentar (+add yours?)

  1. flash fordon
    Feb 20, 2008 @ 06:05:46

    wekekekkek…
    ada yg sudah bertobat rupanya…
    knp?? ingat dosa2 masa lalu ya…
    atau krn sudah bau tanah??

    cucian deh lo….
    jangan2 ini hanta topeng aja..sekali buaya tetap buaya….

    Balas

  2. jay
    Feb 20, 2008 @ 09:25:14

    Bukan sudah sadar apalagi bertobat ini juga bukan topeng…ini hanyalah puisi yang kejelasan maknanya hanya diketahui oleh penulisnya. Kalo merasakan sesuatu ya luapkan saja…gampang kan…

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: