Etos Kerja

CDD PT Tunaskarya Indoswasta Batam mengadakan pelatihan Etos Kerja bagi Pengurus Unit Kegiatan yang berada di bawah Payung Karang Taruna Siaga Yudha I Batamindo, Pengurus RT dan RW se Muka Kuning. Pelatihan diadakan di Minggu tanggal 17 Februari 2008 bertempat di Training Room PT Tunaskarya Indoswsta.

Pelatihan Etos Kerja

Tampil sebagai trainer adalah M. Rusli (Kepala Departemen CDD PT Tunaskarya Indoswsta). Pelatihan ini digelar dengan maksud menumbuhkan semangat juang (bekerja) generasi muda khususnya yang berada di Kawasan Industri Batamindo.

Pemahaman terhadap etos kerja sangat penting dilakukan. Etos adalah jiwa, spirit, gairah, roh. Pemuda yang tidak punya gairah akan menjadi beban bangsa dan negara.

Bekerja adalah memberikan nilai tambah. Bekerja dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja tidak harus terikat dengan paradigma lama yang masih mengangungkan bekerja harus di perusahaan swasta atau menjadi pegawai negeri.

Pekerja adalah orang yang menerima upah. Direktur, Rektor, Dosen, Manajer, hingga operator adalah pekerja atau buruh bila menerima upah secara teratur dari institusinya.

Namun sayangnya banyak pekera yang tidak bekerja. Yakni mereka yang tidak memberikan nilai tambah terhadap lembaganya, perusahaannya, atau institusinya. Sementara setiap bulan gaji harus diberikan namun tidak diimbangi dengan produktifitas, hal ini menyebabkan perusahaan digerogoti dari dalam. Atau terjadi pembusukan secara laten.

Karena itu tidak ada alasan memberi label rendah kepada pemulung yang bekerja dengan penuh semangat untuk menyekolahkan anaknya. Tidak ada alasan merendahkan pekerjaan tukang semir sepatu yang penuh gairah demi membantu pengobatan keluarganya. Tidak alasan untuk merendahkan pekerjaan sebagai penjual koran demi memberi makan kepada anak istri.

Pekerjaan sebagai pemulung, penjual koran, semir sepatu yang didasari dengan etos (semangat, jiwa, gairah, roh) kerja (memberi nilai tambah) adalah pekerjaan yang sangat mulia.

Dengan demikian tidak perlu terjadi dehumanisasi kerja. Karena , sebetulnya tidak ada orang menganggur. Yang ada adalah pemalas dan gengsi.

Karena, sebetulnya tidak ada orang gagal. Yang ada adalah tidak memulai.

Selamat bekerja .

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: