Reticular Activating System

 

Saat bayi berusia 0 hingga 3 tahun  ia bagai spons  yang menyerap semua informasi. Usia  tiga tahun ke atas  sudah ada  penyaring informasi. Disebut RAS atau reticular Activating  System. RAS  berfungsi  sebagai sensor. RAS  berfungsi  juga sebagai reflex. Berguna untuk kelestarian hidup manusia sekaligus juga menjadi penghalang kesuksesan.   RAS adalah Otak sensori.  Terletak di batang otak. Berbentuk selaput tipis berwarna kekuningan. Fungsi  RAS juga menunjukkan bahwa  sebagai manusia memiliki pendirian.

Bila  tak memiliki  RAS  manusa  tidak meiliki pendirian.  Maksudnya?  Saat tidak ada yang mengotrol  stimulus, tidak ada yang menyaring input, maka segala  stimulus  yang diterima panca indra manusia akan  diserap.

Ilustrasinya begini. Si A  di minggu  pertama mendapat masukan  dari seorang  ulama akan direspon  sesuai  masukan dari sang ulama. Ia menjadi sangat alim dan rajin ke masjid melakukan ibadah.  Nah pada minggu kedua  Si A mendapat  masukan dari Pendeta  maka  Si A  berpindah  dari  tukang sholat menjadi  aktifis  sekolah Minggu,  di minggu ke tiga Si  A berjumpa dengan  Seorang  Kepala  Mafia  dan mendapat masukan dari  Kepala Mafia tentang  dunia Narkoba  lalu Si  berubah menjadi pengedar   Narkoba, lalu pada minggu ke empat Si A berjumpa  dengan  seorang Petugas  LSM   dan mendapat pencerahan  tentang  Pemanasan Global   maka  lalu si A berubah menjadi  aktifias  Hemat Air  dan Menjaga Kelestarian  Hutan.  Nah kurang lebih seperti ilustrasi bagi seseorang yang tak memiliki pendirian.

RAS setiap detiknya menerima lebih dari 100 juta impuls informasi dari seluruh indera.  RAS hanya menyaring informasi negatif, seperti informasi yang membahayakan dengan segera diprosesnya guna bersiaga dan bereaksi secepatnya, karena demikianlah maka RAS dikenal sebagai otak sensor.  Penjaga kelestarian spesis manusia. RAS  menolak  pesan yang tidak sesuai dengan  keyakinan yang ia miliki. Ketika sudah memiliki keyakinan  yang  dimiliki  maka  segala  keyakinan baru yang tidak sesuai keyakinan lama  akan ditentang. Itulah sebabnya kenapa  anak  usia  3 tahun  sudah bias membantah karena pada usia tiga tahun  RAS anak sudah berfungsi.

RAS bersifat membesar-besarkan hal-hal yang negatif, yang karenanya manusia secara alami tidak menyukai bahaya dan wilayah baru yang tak dikenalnya. Pada dasarnya manusia enggan berubah sebab berubah merupakan hal asing. Kalau ingin  melakukan perubahan  khususnya  merubah  mindset  orang lain itu tidak bias  seketika. Butuh proses  dan ada  caranya.

RAS membuat manusia sangat menyukai kestabilan atau status quo, dan sekaligus menjadi penghalang kesuksesan.

Iklan

RIP Budaya Literasi

Ketika usianya 4 tahun ia telah membaca seribu buku. Namanya adalah Daliah Marie Arana. Perpustakaan Nasional Amerika Serikat (Library of Congress) mengundangnya untuk melakukan tur dan memberikan kartu anggota Perpustakaan Nasional kepada Daliyah. Saya begitu kagum kepada orang tuanya. Angkat topi buat si cantik Daliah. Andai orang tua di negeri ini mengutamakan hadiah buku ke anak anaknya, bisa jadi tingkat literasi Bangsa ini, bisalah di urutan atas. Semoga.

 

Daliah

Kalau tak salah waktu saya berada di Batam ada rencana membangun gedung perpustakaan besar. Bagaimana kabarnya sekarang ya? Malah yang terjadi pengangguran banyak dan kesannya warga Batam menolak perubahan. Terjebak di zona nyaman (comfort zone). Apakah Batam akan menjemput kematiannya seperti kisah Kurcaci dalam buku who move my cheese. Ah semoga tidak lha ya. Sayang sekali Batam yang sudah susah susah dibangun malah terkesan berjalan ke belakang.

Di tahun 1999 saya inisiatif membangun komunitas Ikatan Penggemar Jurnalistik Batamindo (IPJB) membernya sedikit dari 15.000 warga dormitory hanya 30 -an orang yang mau belajar jurnalistik. Warga dorm lainnya memilih komunitas sesuai selera masing masing. Namun lebih banyak yang suka ke Pantai dan mall. Setelah 18 tahun kutelusuri mantan anak IPJB sudah banyak sukses. Tidak sia sia juga belajar menulis yang modalnya adalah wajib membaca secara teratur (budaya Literasi).

Kini IPJB tinggal nama alias sejarah.

Kini ketika budaya hedonis dan daya saing makin rendah serta kompetensi yang juga masih jalan di tempat, modal utama belajar dan membaca (literasi) tidak menampakkan tanda tanda kebangkitan. Entah sembunyi di mana.

Kecewa.

Kuingin mendatangi arwah Ki Hajar Dewantara agar hidup kembali dan melecut semangat anak anak muda. Ku ingin berlutut di depan Buya Hamka agar kembali bangkit dan mendorong Anak Bangsa menjadi manusia pembelajar. Ku ingin berteriak di kuburan Pramoedya Ananta Toer agar bangkit dan mendorong pemuda menjadi penulis produktif. Agar Bangsa ini tetap utuh sebagai NKRI. Agar negeri ini tetap satu tanpa dikoyak oleh Sudut pandang yang dangkal, karena lebih suka memilih jadi bangsa yang paling cerewet di banding bangsa yang kuat di Bidang Literasi.

Otakku panas ketika tahu ada Guru Besar hanya jago memasang dan membeli gelar akademik tanpa bekerja keras (Proses). Membeli gelar pendidikan di kampus yang punya Nama. Alangkahnya murahnya sebuah gelar Akademik saat ini.

Ternyata keinginan menghidupkan visi Tokoh Bangsa di atas tak gampang. Jangan jangan budaya Literasi bangsa kita sudah masuk liang Kubur alias Rest In Peace (RIP). Seharusnya Perpustakaan dan Lembaga Pendidikan di negeri ini mengibarkan bendera hitam .

Melayani

Pagi yang sejuk, 23 September 2017. Udara di Kompleks Harmoni  lebih segar dibanding hari hari sebelumnya.  Hari itu saya sangat senang dan bersemangat. Ada tugas rutin. Memberikan pelatihan kepada  para cleaner. Yang membuatku  semangat adalah  para peserta  yang  punya motivasi  belajar tinggi.  Sebelum saya datang, mereka sudah duduk menunggu. Tulus.

Pukul  08. 30  usai  doa dan ice breaking,  sebelum memberikan  materi  inti terlebih dahulu menceritakan pengalaman  menjadi  trainer. Dulu waktu masih di Makassar saya katakan  pernah bekerja sebagai tukang cuci piring lalu hijrah di Batam, juga bekerja dari bawah. Sebagai pekerja bangunan, tukang cat rumah, asisten tukang sablon dan asisten  pengukuran lahan. Bekerja yang dibayar  harian.  Namun semangat belajar yang tinggi  akhirnya bisa memberikan  hasil yang baik. Konsep  10.000 jam  berlatih  adalah solusi.

servis

Kehidupan  di  lapangan adalah guru.  Menghargai proses  adalah emas. itu adalah prinsip.  Saya ceritakan bagaimana  Houtman Zainal Arifin yang  awalnya  juga dari nol sebagai  Office Boy  dan pelan namun pasti  menjadi Vice President  City Bank.  Ada lagu yang memotivasi  dari   Rapper  Young Lex  yang  menarik dicerna.

Young Lex – Office Boy

Lulus SMA jadi Office Boy
Tapi sekarang punya office, boy
Di suruh nyapu nyapu sama ngepel, boy
Di suruh ganti air galon abis, boy
Proses di bawah gue lewatin, boy
Kerja keras kaga pernah bohong, boy
Kadang kenyataan sakit
Kita jatuh di bawah itu untuk belajar bangkit, boy
Buat para Office Boy
Jangan nyerah sama mimpi lo, boy

Kita berasal dari bawah, boy
Diremehin sama atasan, boy
Buktiin lo punya kualitas, boy
Beli omongan mereka pake prestasi, boy
Emang kita dari bawah, boy
Tapi kita punya hak buat sukses juga, boy
Gaji gua tabung buat rekaman, boy
Dulu di remehkan
Tapi sekarang di idolakan boy!

Kita lulus SMA dan nggak punya biaya buat bayar kuliah
Respect buat mereka, yang memilih tuk kerja, bukan menangis pasrah
Dan tidak menyerah, selepas pulang kerja , lanjut ambil D3
Selesai kuliah, bikin usaha, kita semua bisa sukses kalo mau berusaha boy

Lulus SMA jadi Office Boy
Tapi sekarang punya Office, boy
Di suruh nyapu sama ngepel, boy
Di suruh ganti air galon abis, boy

Semua mulai dari bawah, boy
Gue juga pernah dulu di posisi elo, boy
Pak Zainal Arifin dulu Office Boy
Meninggal tahun 2012, boy
Respect buat beliau, boy
Vice President Citibank, boy
Dan ini buat para Office Boy
Kita juga bisa sukses kaya dia, boy

Kita berasal dari bawah, boy
Bukan berarti kita rendah, boy
Di mata Tuhan semua sama, boy
Yang penting kerjaan kita halal, boy

Kita berasal dari bawah, boy
Bukan berarti kita itu semua rendah ,boy
Buat para Office Boy
Jangan nyerah sama mimpi lo, boy

Tangisi tangisi?
Bila m’reka trus mencaci, mendingan diemin aja woop
Sesali sesali? Jangan pernah di sesali hidup tuk di perjuangin woow

Buat para Office Boy
Buat para Waiters, boy
Yang dari kalangan bawah, boy
Jangan nyerah sama mimpi lo, boy

Lulus SMA jadi Office Boy
Tapi sekarang punya Office, boy
Di suruh nyapu sama ngepel , boy
Di suruh ganti air galon abis, boy

Dulu gue Office Boy
Gue kaga nyerah Boy
Ga nyerah sama keadaan Boy
Mental gue mental juara Boy

Kita berasal dari bawah Boy
Direndahin sama atasan Boy
Jangan malu jadi Office Boy
Duit kita duit halal Boy

Buat para Office Boy
Jangan nyerah sama mimpi lo, boy

Dalam  dilirk lagunya,  Rapper Young Lex  juga memilih  sosok   Houtman Zainal Arifin sebagai  contoh yang patut ditiru dalam  berjuang  meraih mimpi. Siapakah Houtman Zainal Arifin.

Houtman Zainal Arifin   dari  Office Boy   bertransformasi menjadi Vice President Citibank. Houtman Zainal Arifin lahir pada  27 Juli 1950 di Kediri Jawa Timur. Meninggal Kamis, 20 Desember 2012.  Perjalanan  dan Pengalaman hidupnya yang amat inspiratif. Zainal  juga punya pengealaman bekerja sebagai direksi di perusahaan swasta, pengawas keuangan di beberapa perusahaan swasta, komite audit BUMN, konsultan, penulis serta dosen Pasca Sarjana di sebuah Universitas. Beliau dilahirkan dari keluarga pas-pasan.

Kisah  Zainal Arifin  menjadi  pemicu hormon endorfin bagi peserta pelatihan.  Tak ada pekerjaan  yang jelek. Apapun pekerjaan itu asalkan halal  adalah mulia.  Justru bekerja dari nol  lebih bagus untuk  mempelajari banyak hal.

Sehubungan dengan itu  peserta semakin semangat  ketika diuraikan tentang kekuatan persepsi. Bahwasanya apa pun yang ada di sekitar  adalah netral. yang menentukan positif  atau negatif  adalah persepsi masing masing. Kalau melihat dari kaca mata positif   maka  hasilnya juga positif dan begitu juga sebaliknya.  Yang menghalangi sukses  kita bukan  atasan, pendidikan,  aturan, pemerintah atau cuaca. Keberhasilan ditentukan oleh mindset positif.  Mind set itu ibarat  satelit.

Topik kedua yang diberikan  adalah  pelayanan. Hal utama yang ditekankan di sini adalah prinsik etika emas yang bernama Altruisme.  Ketika  petugas  office boy melakukan  tugas berdasarkan  job description semata belum tentu  bisa mengamalakan prinsip di atas.  Ketika  di rumah  atau di luar jam kerja   tidak melaksanakan  prinsip altruisme  dalam melayani  maka  bekerja masih  menjadi  beban.

Melayani  yang didasari prinsip altruisme  adalah mengutamakan  dalam menolong dan melayani  orang lain di banding  diri  sendiri.  Mengapa  melayani itu sejatinya sangat bagus?  Dengan melayani   atau memberi  atau menolong  maka sesungguhnya  yang merasakan manfaat utamanaya  adalah diri kita sendiri. Kenapa?

Ketika  kita melayani, menolong  atau memberi  maka  tak ada yang hilang dari kita. Bila dilakukan dengan ihklas  maka  yang merasakan efek bahagianya  adalah  sang  pemberi layanan. Saat  kita melayani maka kita melepaskan hormon bahagia  dan senang. Hormon Endorfin, Dopamin dan Oksitosin adalah hormon yang kita lepaskan saat menolong orang lain. Hormon tersebut  tidak saja membuat diri kita  senang  tapi juga memperkuat  daya tahan tubuh kita.

Bila  rajin melayani  maka secara tidak langsung  dapat memperkuat  karakter  diri. Modal dalam membangun  sebuah kejujuran  (Trust) adalah  Karakter.  Ibarat  pohon bila  akarnya  (simbol karakter) maka  pohon  dapat  bertahan  dari  gempuran badai dan topan.

 

 

Team Building Indomarco Padang

Kegiatan Team Building  Indomarco Padang di Pantai Pasir Jambak  pada tanggal 17 September 2017.  Kegiatan ini difasilitasi oleh PT SDM Padang.  Fasilitator  didatangkan dari P2SDM Jakarta.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

CRM

Customer Relation Management  (CRM) merupakan sebuah pendekatan baru dalam mengelola hubungan korporasi dan pelanggan pada level bisnis. Melalui CRM  dapat memaksimumkan komunikasi, pemasaran melalui pengelolaan berbagai kontak yang berbeda dengan pelanggan. CRM  sejatinya adalah sebuah sistem  merawat dan mengembangkan pelanggan  berbasis data base dan aplikasi.

 

Keterangan foto: Share  CRM

 

CRM adalah sebuah strategi bisnis yang tidak hanya berorientasi untuk meningkatkan volume transaksi, tujuan dari CRM adalah untuk meningkatkan profitabilitas, pendapatan, dan kepuasan konsumen. Untuk mencapai CRM, perusahaan menyiapkan bermacam-macam peralatan, teknologi, dan prosedur-prosedur yang mempromosikan hubungan dengan pelanggan untuk meningkatkan penjualan.

CRM  mempunyai fungsi berupa  identifikasi  faktor penting bagi pelanggan. Mengusung falsafah customer-oriented. Mangadopsi  pengukuran berdasarkan sudut pandang pelanggan. Menyediakan dukungan pelanggan sempurna. Menangani keluhan pelanggan. Membuat informasi holistik tentang informasi layanan dan penjualan pelanggan.

Dalam CRM  kita dibiasakan untuk bekerja berdasarkan sistem yang melibatkan  data base berbasis  aplikasi  yang bertujuan untuk menjaga  data pelanggan sehingga memudahkan untuk mengontak dan menganalisa  pelanggan dengan efektif. Ada pun manfaat CRM adalah sebagai berikut :

  • Jumlah konsumen  akan bertambah, karena tujuan utama dari CRM selain mencari konsumen baru disamping memelihara kepuasan konsumen yang sudah ada.
  • Mengetahui tingkat kepemilikan perusahaan pada konsumen,  dengan mengetahui kebutuhan konsumen.
  • Mengetahui kebutuhan konsumen pada masa yang akan datang, melalui hasil transaksi yang sudah dilakukan dan dari hasil analisa data-data transaksi yang sudah terkumpul.
  • Mengetahui ketidaknormalan pada setiap aktivitas transaksi,  mengetahui tindak kriminal seperti penipuan.
  • Mengetahui perbaikan yang harus dilakukan pada service yang diberikan kepada konsuman.
  • Mampu menganalisa pola data transaksi.
  • Mengurangi resiko operasional,  dengan mengetahui prediksi yang akan terjadi dan kesalahan yang pernah dilakukan berdasarkan  sejarah pelanggan.

Fakta mengatakan bahwa mendapatkan pelanggan  jauh lebih lebih  mahal di banding merawat pelanggan. Biaya  yang dikeluarkan untuk  mendapatkan pelanggan  adalah sepuluh kali biaya  merawat pelanggan.

benefits-of-crm-660x652

Di jaman Disruption   atau NonBos dimana  bisnis dijalanakan  tidak bisa  lagi lepas  dari pendekatan teknologi berbasis aplikasi. Hampir semua  jenis usaha menerapkan seperti Gojek, Gocar, Tokopedia. Tujuannya  adalah  kecepatan  dan kemudahan dengan biaya terjangkau.

Nah CRM pun  berkembang seiring  dengan berkembanganya  internet generasi ke -3. Kebutuhan akan data base  adalah  wajib. Data base menjadi modal  dalam menganalisa pasar. Saatnya berubah.

 

 

 

 

Training and Development Management

Training dan Development  itu berbeda. Training adalah bagian dari Development untuk meningkatkan kompetensi. Development  adalah  career path.  Dalam konsep Training and Development  perhatian akan tertuju pada  Analisa, Desain, Development, Implementasi  dan  evaluasi atau pengukuran.

Kompetensi  di atas  sebaiknya  dimiliki  oleh  karyawan bagian middle management level.  Tugas karyawan  bagian middle management  tidak sesederhana saat menjadi leader.  Ketika menjabat   Supervisor hingga  Manager level  tidak lagi  fokus pada produksi semata. Ada staf  yang membantu mewujudkan  visi  atau program kerja menjadi realisasi.

Salah satu kesalahan  level menengah adalah melakukan pekerjaan  sendirian  tanpa melatih  stafnya. Energinya akan terkuras, mudah sakit  dan  demotivasi. Staf atau anak buahnya  tidak ia percaya, begitu juga sebaliknya  anak buah di lapangan tidak menaruh kepercayaan  kepada atasan.  Sang Supervisor  atau Manager  berubah jadi robot atau zombi. He he he.

Agar tidak berubah   jadi zombi  di kantor, maka  supervisor  dan manager  wajib melatih  anak buahnya.  John C. Maxwell  penulis   dan pembicara Amerika kelahiran 1947 menuangkan dengan  baik  pemikirannya dalam buku Kepemimpinan Tingkat 5. Pemimpin  yang  tertinggi adalah adalah  level 5 yaitu  melahirkan pemimpin baru. Sebelum melahirkan pemimpin   ada level 4  yakni  melatih  dan mengembangkan  staf.

 

PT SDM  melakukan  pelatihan  Training  and Development  Management  diikuti  10 peserta. Pada tanggal 30 dan 31 Agustus 2017. Fasilitator  adalah  M. Rusli dari P2SDM.

 

Service, Grooming dan Safety untuk Driver

Driver  di perusahaan  adalah  bagian yang  penting. Perannya sama dengan bagian lain seperti  IT, Sales, Marketing,  Security.  Driver  adalah bagian yang  memperkuat   tim dalam perusahaan.   Keberadaan driver   yang  bertanggungjawab terhadap mobilisasi karyawan    tidak hanya  sekadar  membawa  dan merawat kendaraan  operasional.

Kini  tuntutan  dalam persaingan  kian berkembang. Kalau dulu  driver sekadar membawa kendaraan kantor   untuk mengantar  dan menjemput  pimpinan  dan karyawan, memahamai perawatan   kendaraan. Job description simple.

Kini  keberadaan driver  harus mengikuti  perkembangan.  Driver  butuh  pemahaman tentang  Budaya Melayani. Driver  juga butuh grooming. Nah  grooming yang dimaksud adalah  memiliki 3B. Apa itu? B pertama adalah Brain alias  cerdas, B kedua adalah Beauty  maksudnya  memiliki penampilan  yang bagus dari ujung rambut sampai ujung kaki dan B yang ketiga adalah  memiliki Behavior  atau sikap yang  positif. salah satu unsur  B tersebut hilang maka  Grooming  akan jatuh. Berdampak kepada  pelayanan. Service  buruk  dapat merusakan reputasi  perusahaan  melalui  testimonial negatif pelanggan. Kalau itu terjadi,  bunuh diri secara pelan pelan namanya.

PT SDM  sebagai perusahaan yang  peduli pada Driver  melakukan  pelatihan kepada Driver, hadir 28 peserta. Bertempat di training  room PT SDM. Pada tanggal 26 Agustus 2017 lalu, Fasilitator  adalah M. Rusli dari P2SDM.   Selain mengupas tentang  Grooming , service ,  juga  diberikan  safety awareness.  Sukses.

Previous Older Entries