www.indocareers.id portalnya pencari kerja

PT Tunaskarya Indoswasta  selangkah lebih maju. Setelah puluhan tahun menggeluti jasa human Resource Service. Perubahan  terus dilakukan.  Kalau tidak melakukan perubahan  maka pelanggan akan meninggalkan  kita. Segala sesuatu berubah. yang tidak berubah hanya Tuhan dan perubahan itu sendiri. Kalau tidak melakukan perubahan  akan digilas oleh perubahan itu sendiri. PT Tunaskarya  Indoswasta  melakukan terobosan  dengan  proses rekrutman yang lebih efektif. Terosbosan tersebut  adalah  http://www.indocareers.id.

Di awal tahun 2017. http://www.indocareers.id   hadir  di sejumlah   bursa kerja  untuk memperkenalkan diri. Salah satu  bursa kerja yang diikuti  adalah  Mercu Buana Career Week 2017.  Kegiatan ini digelar selama tiga  hari. Tanggal 6 hingga  8 April 2017.

Rekrutmen dan seleksi merupakan dua hal  tidak terpisahkan.  Ibarat benih dan pupuk. saling terkait.  Proses mendapatkan tenaga kerja yang  proper sesuai  kebutuhan perusahaan  tidak  gampang. Pengetahuan, keterampilan perilaku sebagai syara menduduki suatu posisi  adalah bagian yang penting bagi pencari kerja. Proses rekrutmen dan seleksi adalah  salah satu fungsi yang dijalankan tim human resource (HR).

Fungsi lainnya  dijalankan oleh HR adalah menyusun strategi dan kebijakan, manajemen pengembangan karyawan  (training and development), Industrial Relation, Performance  Apprasial,  Pengupahan, dan berbagai tanggungjawab  yang kian  berkembang seiring perkembangan jama. Kini  fungsi HR semakin kompleks. Tim HR harus dapat mengatur waktu secara efektif. Tidak  terjebak dalam pekerjaan administrasi, pertemuan  atau meeting yang tidak efektif. Pelanggan membutuhkan kecepatan. Speed of trust.

Mengenai waktu yang digunakan, berdasarkan survey oleh IRS mengenai peran dan tanggung jawab HR (IRS, 2004b) menunjukkan bahwa fungsi HR 20% waktunya untuk aktivitas strategis, 40% waktu untuk hal-hal administratif, 30% waktu untuk melakukan konsultasi dan 10% waktu untuk kegiatan lainnya.

Berdasarkan data tersebut, kegiatan administratif menunjukkan porsi tertinggi dalam kegiatan HR. Sehingga, saat ini telah banyak perusahaan mengalihkan beberapa pekerjaannya pada pihak eksternal (pihak ketiga), salah satunya adalah kegiatan rekrutmen dan seleksi. Waktu adalah emas. Jaman millenium. Pendekatan teknologi  informasi tak bisa  dihindari.

Proses rekrutmen dan seleksi memiliki beberapa tahapan yang cukup panjang dimulai dari identifikasi spesifikasi dari tenaga kerja yang dibutuhkan, pengiklanan, pencarian kandidat secara atraktif, serta melakukan pemilahan kandidat agar sesuai dengan kebutuhan perusahaan. So pasti  waktu banyak terbuang di sini bila masih menggunakan cara cara lama  alias manual.

PT Tunaskarya Indoswasta telah brdiri lebih 20 tahun. Jatuh bangun membangun  Sumber Daya  Manusia di Negeri tercinta ini. Pengalaman panjang  tentunya memberi banyak pengalaman. Hal hal yang sifatnya  tidak efektif,  boros,  ditinggalkan. Bekerja sesuai kebutuhan pelanggan adalah pilihan. PT Tunaskarya sebagai perusahaan  konsultan Human Resource Service  berpengalaman dalam merekrut tenaga kerja mulai dari  tingkat operator hingga level manajerial

PT  Tunaskarya  Indoswasta  kini  dapat menyingkat

proses rekrutmen dan seleksi, salah satu tahapan yang dilakukan pada sesi ini adalah walk in interview.

Selamat mencoba

 

PT SDM Cirebon

PT SDM Cirebon  melangkah pasti. Untuk meningkatkan kompetensi  diakadakan pelatihan selama dua hari untuk para staf yang ada di Cirebon,  Bandung  dan Semarang. Pelatihan diadakan di Minggu ke-4 Maret  2017. Sebanyak  delapan peserta mengikuti  pelatihan Problem Solving  dan Industrial Awarenes.  Fasilitator pelatihan adalah M. Rusli dari P2SDM.

Hari pertama pelatihan  tentang  Problem Solving. Tools management  untuk menyelesaikan masalah adalah  inti  pelatihan. Peserta  diajak untuk tidak saja memahami teori  tapi juga praktek  bagaimana menyikapi masalah, mengelola masalah  hingga  menyelesaikan masalah. Pendekatan  Plan , Do, Check, Action.

Masalah bukan momok. Tak perlu ditakutkan. Masalah justru harus diakrapi.  Jangan takut dengan masalah. Justru harus  bisa melahirkam masalah  alias  meningkatkan target.  Bila  tidak paham dengan masalah,  pekerjaan menjadi kian berat. Energi negatif  akan merusak  suasana kerja.

Masalah harus dihadapi. Ketika masalah  sudah bisa diatasi bukan berarti  kita berleha leha. Target  harus ditingkatkan agar hidup  bermakna.

Menurunkan  penyimpanagan, menghilangkan  kerugian, menurunkan pomborosan adalah langkah yang  benar. Kita akan  disebut bermutu bila berhasil menurunkan atau menghilangkan  penyimpangan atau gap antara  target dengan harapan. Sukses  PT SDM Cirebon.

Pelatihan  diadakan di Hotel Koening  jalan Tuparev Kota Cirebon.

Masalah dan Mutu

Ada  respon  yang terkadang salah menyikapi  stimulus.  Ketika  Bos  atau Atasan  menanyakan kepada  bawahan  tentang  suasana  kerja  di perusahaan. Jawaban yang muncul adalah, “Aman aman saja,  tak ada masalah.”  Jawaban, “Amana  aman saja, tak ada masalah,”  ini justru  berbahaya  dan bermasalah.

Kenapa?  Kita coba  analisa dulu  kondisi  tempat kerja. Dalam proses  merealisasikan  rencana atau visi menjadi kenyataan  membutuhkan   Perencanaan,  Pengorganisasian, Controlling  dan Directing.  Ada Manusia,  Metode, Alat,  Biaya, Lingkunga.  Dari siklus manajemen  di atas  saja  penulis sering  menemukan   ketidak sesuaian antara  target dengan harapana.

Ketika  jawaban yang selalu dilontarkan  kepada  atasan,  pelanggan atau kepada bawahan   adalah  tidak  ada masalah. Sesungguhnya  itulah  masalahnya. Masalah terbesar   kita adalah tidak  tahu  apa itu masalah. Hanya  orang yang di kubur saja  yang tidak menghadapi  masalah.

Kita sebaiknya  ber akrab ria dengan masalah, menjadi  sahabat masalah dan mampu mengelola masalah.  Tidak bisa lagi menutupi kekurangan dengan mengatakan   kami baik baik saja. Aman lah pokoknya. Baik baik saja.

Apa  ya itu masalah.  Jawabnya sederhana. Pebedaan antara  Target dengan Hasil. Selisih antara  Harapan dengan kenyataan. Penyimpangan antara target dengan keinginan. Contoh,  kita  punya  Target 1000  namun  kenyataan yang dikerjakan hanya mampu 500  maka  ada masalah  sebanyak 500.

Kalau tidak memahami masalah  akan melahirkan masalah baru. Contoh kesalahan  redaksi  tentang masalah adalah, “Banjir  ini  masalah yang selalu muncul saat  musim hujan.”  Dalam redaksi ini tak  terlihat  adanya  gap antara  target dengan realisasi. Beda  halnya bila  redaksinya  dirubah  sebagai berikut, “Toleransi ketinggian banjir  adalah tiga puluh centi meter  bila  hujan turun 24 jam, namun kenyataannya  ketinggian  air mencapai  satu meter. ”

Masalah  harus  terukur. Ada istilah yang paling cocok buat  melakukan pengukuran. namnya  adalah SMART. Spesifik, Measurable, Achievable, Responsibility, Time Table.  Mengelola masalah  tidak  boleh dengan HOAX alias kabar bohong. Harus ada data  yang kongret.  Jangan  terlalu  percaya dengan  apa yang dilihat. Karena  penglihatan pun kadang  menimbulkan  ilusi. Cara efektif  adalah  lakukan pengukuran, data akurat.

Kalau tidak bisa diukur maka itu bukan  masalah.  Yang bisa diukur  contohnya  berat, biaya, frekuensi,  cuaca, jarak.  Hindari opini  dalam mengelola masalah. Opini  selain tidak akurat dan terukur  juga rentan  dengan penyimpangan  persepsi dari orang  pertama  ke orang kedua.  Jangan mau diperdaya  oleh  opini, isu dan rumor.  Jangan sampai  usia  saja  yang menua  namun kelakuan masih kanak kanak.   Sekarang banyak lho  usia  udah  senja,  jabatan  tinggi  namun mellow  gara gara  opini dan HOAX. He he he.

Saya  suka mengatakan   bahwa  masalah tidak  bisa diselesaikan dengan  perhatian. Masalah  sebaiknya diselesaikan dengan  Matematika, Satatistik. Jangan  menyelesaikan masalah dengan bunga, coklat, traktiran. Ha ha ha.

Nah kalau masalah sudah teridentifikasi  tugas berikutnya adalah mencari  akar masalah. Masalah  sulit  diselesaikan dengan baik bila gagal menemukan akar masalah.

Langkah berikutnya  adalah  menghilangkan DeWaADeM.  Apa itu?  DeWaADeM   adalah  singkatan dari Defect (cacat), Waste (Pemborosan), Accident (kecelakaan), Delay (Keterlambatan), Mistake (Kesalahan).

Menghilangkan DeWaADem  itulah yang disebut dengan  Mutu  atau Quality.  Kalau ingin disebut bermutu maka  jangan memelihara  masalah. Menghilangkan penyimpangan atau gap  adalah  tugas kita. Kita  dikategorikan sebagai pekerja berkualitas  bila mampu menghilangkan  penyimpangan. Salam.

Team Building PT SDM Jogyakarta

Membangun kerja sama tim adalah kebutuhan. Ibarat manusia dengan oksigen.  Perusahaan yang mengelola  ratusan tenaga kerja  membutuhkan kerjasama tim yang kuat. Kelemahan perusahaan  banyak faktor. Membangun tim adalah salah satu solusi.

Di lapangan pekerja  kadang memiliki  kecerdasan intelegensi namun  lemah membangun hubungan dengan orang lain. Sudah sering terjadi  pekerja demotivasi karena kurang harmonis dengan mitra kerja, atasan  atau bawahan. Istilah kerennya adalah kecerdasan emosional. Survey membuktikan  orang  orang hebat dalam bisnis  tidak ditentukan oleh kecerdasan intelegensi semata. Banyak buku yang mengupas  kalau kecerdasar  emosional justru menjadi  penentu keberhasilan dalam karir. Begitu juga dalam  dunia pemasaran dan penjualan. Percuma memiliki  gedung bagus, produk hebat, fasilitas  mewah namun  tidak ditunjang  dengan kemampuan  karyawan  dalam  kecerdasan emosional pada akhirnya   tumbang di telan perubahan.

Zig Ziglar  mengatakan  orang lain tidak peduli  seberapa luas pengetahuan Anda sebelum mereka tahu  seberapa besar kepedulian Anda. Semakain banyak orang yang menyukai  dan mempercayai Anda, gagasan  anda pun makin diperhatikan.

Skill yang  harus dimiliki  dalam membangun kecerdasan emosional adalah kemampuan  mendengar, kemampuan berkomuniki assertif,  kemampuan  menerapkan  magic  word, kemampuan melakukan rapport,  kemampuan dalam Mirroring, serta  kemampuan dalam memahami  perbedaan  kepribadian. Seni  membangun Tim adalah menghargai perbedaan.

PT SDM Jogyakarta sangat memahami  kondisi di atas, karena itu  pada  minggu kedua Maret  melaksanakan    kegiatan Outbound  di  Solo  dan di Magelang.  Peserta yang mengikuti  kegiatan ini adalah pekerja  bagian  Gudang, Driver,  Co Driver  dan Security. Kegiatan Team Building di Solo dilaksanakan di Taman  Balekandang  dan yang di Magelang di laksanakan di Kyai Langgeng. Sukses PT SDM Jogyakarta.

Membangun Kompetensi PT SDM Surabaya

Sebagai perusahaan  Human Resource Service PT SDM Surabaya  yang  menghargai kompetensi tidak mau diam.  Bertempat di Midtown  Surabaya Hotel, Pada  tanggal 22 hingga 23 Maret  di tanggal 24 maret 2017 di kantor PT SDM Surabaya melaksanakan pelatihan bagi  kepala  Kepala kantor, Suvervisor  yang tersebar di sejumlah tempat di Jawa Timur. Ada dua puluh peserta. Topik pelatihan  adalah  Training and Development management (Konsep ADDIE). ADDIE adalah singkatan dari Analisa, Desain, Development, Implementasi dan Evaluasi.  Problem Solving Awareness  dan Industrial  Relation Awareness.  Fasilitator  pelatihan  adalah Kepala P2SDM  Jakarta, M. Rusli  dan Co Trainer M. Zamzami.

Rospita selaku Kepala Kantor PT SDM  Surabaya  menyampaikan  sambutan di awal  acara. Rospita mengharap agar seluruh peserta  menggunakan kesempatan  langka ini. Dapat  mengaplikasikan  teori yang diperoleh,  dan terus bertumbuh dengan  belajar. Belajar  ibarat  oksigen bagi manusia.

Khusus pelatihan Training and Development Management  dilakukan  dengan mengutamakan pendekatan praktek. 40 persen teori dan 60 praktek. Seluruh peserta sangat menikmati  jalannya  kegiatan. Rusli  membawakan  pelatihan dengan konsep edutainment. Perpaduan antara  edukasi dan  hiburan.

Hasil evaluasi setelah  tiga hari pelatihan  rata rata  mengemukan   waktu  yang kurang. Antusias  peserta  sangat tinggi. Proses  pelatihan yang berlangsung tiga  hari  serasa cepat berlalu.  Mengharap  ada kelanjutan  pelatihan. Sukses buat  PT SDM  Jogyakarta.

Sayur Hydroponik

Indonesia kaya akan air. Sungai yang melimpah. Air hujan yang selalu turun tiap tahun,  Bendungan dan danau juga  banyak dimiliki oleh bangsa Indonesia. Kaya akan  air adalah sebuah hadiah.  Berbicara mengenai air  sudah banyak yang  berhasil dikembangkan dengan bahan  air.  Dulu  kalau makan di warung  ditutup dengan segelas air, Kini  habis makan bukan lagi dengan segelas air putih tapi  segelas plastik air mineral. Air  memiliki harga yang mahal.  Nah  sehubungan dengan  melambungnya  harga  sayuran  termasuk  cabe, alangkah baiknya kita  menoleh  kembali pemanfaatan air. Lagi

LKS Bipartit dan Quadrant Dua Time Management

Lembaga Kerja sama Bipartit  atau LKS Bipartit  adalah wadah berkomunikasi antara wakil Manajemen dan wakil Pekerja  untuk mencegah terjadinya  perselisihan hubungan industrial. LKS Bipartit  sejatinya sangat  penting  bagi perusahaan. Sebagai perusahaan yang mempekerjakan lebih lima puluh  tenaga kerja wajib mendirikan  LKS Bipartit sesuai Undang Undang  Tenaga Kerja nomor 13 tahun 2003. Uraian  mengenai  pembentukan LKS Bipartit  diatur dalam Peraturan Menteri  nomor 32 tahun 2008.

Lagi

Previous Older Entries