Survive
06 Jun 2011 Tinggalkan sebuah Komentar
in Pelatihan
CDD PT Tunaskarya Indoswasta menggelar program outbound untuk pengurus Unit Kegiatan dan RW yang ada di Kawasan Industri Batamindo. Pelatihan yang diberikan menekankan aspek survive dan kekuatan persepsi. Ada empat puluhan peserta. Mereka berasal dari Batamindo Music Community, Siaga Yudha English Conversation Club, KSR PMI, Pramuka, RW, Bikers.
Kegiatan ini berlangsung dua hari, tanggal 21 – 22 Mei 2011. Peserta berangkat ke Pantai Mawar Menggunakan Bus. Tiba di Khasanah Melayu pukul 16.00. Peserta dibrefing oleh Wallid Jumlad selaku trainers. Pembentukan tim dibawakan oleh Andre. Sesaat kemudian peserta dibagi menjadi tiga kelompok. Masing masing kelompok berlatih yel yel.
Yoga dari seksi perlengkapan selanjutkan memberikan brefing kepada tim leader. Yoga memberikan jatah perlengkapan dan logistik untuk kegiatan masak. Masing masing peserta diberikan beras, lauk, bumbu serta panci. Peserta lalu bekerja secara tim untuk melakukan persiapan hingga masakan siap diasjikan di kelompok masing masing. Kurang lebih dua jam peserta mempersiapakan kegiatan masak untuk menu makan malam.
Usai sholat Isya dan makan malam. Peserta lalu berkumpul di base camp. Meteri berikutnya yang wajib mereka peroleh adalah kekuatan Persepsi. Dibawakan oleh M. Rusli. Berlangsung dua jam. Materi berikutnya adalah cara membaca peta. Dijelaksan oleh Wallid. Pukul 11.00 seluruh peserta dilepas ke areal hutan yang berada di sekitar base camp. Lokasi survival dilakukan di daerah berbukit. Tak jauh dari pantai.
Malam terasa mencekam. Gelap. Tak ada cahaya bintang. Mendung dan ada rintik hujan. Peserta dilepas ke tengah hutan. Masing masing diberi tugas untuk mencari titik lokasi sesuai soal yang diberikan oleh Panitia Pelaksana. Tidak hanya mencari sejumlah titik kordinat. Peserta juga diberi soal yang harus dijawab sambil mencari titik koordinat yang ada. Butuh waktu tiga jam untuk mengerjakan tugas. Peserta kembali ke base camp. Ada evaluasi yang diberikan oleh Aan Pandelan. Acara berikutnya tidur. Pukul 02.30.
Peserta tidak mudah menikmati tidur, meski lelah dan ngantuk, tidak otomatis membuat peserta terlelap tidur, hujan pada pukul 03.30 membuat peserta terbangun dan mencari lokasi tidur yang aman dari angin kencang dan hujan.
Panitia tetap stand by dengan tugas. Ada yang masih membuat masakan untuk sarapan. Pukul 06.00 seluruh peserta sudah berdiri rapi di pantai. Mengikuti acara senam pagi. Acara senam pagi adalah wajib untuk melemaskan otot. Usai senam ada sarapan pagi berupa bubur kacang hijau dan kopi hangat. Peserta diberi kesempatan untuk break hingga pukul 08.00. setelah itu diteruskan dengan game. Ada game problem solving, survive. Materi game yang diberikan disesuaikan kebutuhan pesereta. Untuk peserta adalah menjadikan mereka menyadari pentingnya hidup mandiri, survive dan tidak mudah menyerah.
Outbound untuk unit kegiatan adalah kegiatan yang juga bertujuan untuk menjalin kekompakan antar unit kegiatan dan antar pengurus organisasi sosial yang ada di Kawasan Industri Batamindo.
Outbound Angkatan Ke-10 PT Tunaskarya Indoswasta
20 Apr 2011 Tinggalkan sebuah Komentar
in Pelatihan
Tak ada kata bosan bagi Departemen Outsourching PT Tunaskarya Indoswasta melaksanakan program outbound bagi karyawan. Sabtu dan Minggu 9 – 10 April 2011 ada 44 pekerja yang ditempatkan di PT Danacast, PT Ciba Vision, PT Scheineder, PT Flectronix dan PT Nutune mengikuti program Team Building. Bertempat di pantai Khasanah Melayu.
Pada outbound kali ini tema utama yang diangkat adalah kerja sama tim. Sedangkan materi tambahan adalah Komunikasi, kreativitas. Trainer yang diturunkan terdiri dari M. Rusli, Aji, Gloria, Walid, Yoga, Aan, Isa, Andre. Assesment Tim ada dua psikolog yakni Agus dan Dian.
Kegiatan diawali saat tiba di base camp Outbound. Isa selaku koordinator pembentukan Tim membagi dan mengelompokkan peserta mejadi empat tim. Game pertama yang diberikan adalah Pembentukan Tim. Peserta di minta untuk berbaur dan mencari anggota tim. Anggota tim yang dicari tertera pada sepotong kertas yang disebar di area base camp. Masing masing tim yang terikat dalam satu tali wajib bekerja sama dan berkomunikasi secara efektif untuk menemukan target dalam waktu yang singkat. Pada sesi ini Isa juga memberikan materi ice breaker berupa lempar bola sambil menyebut nama peserta dengan benar.
Usai Istrahat, makan dan sholat Isa materi teori kreativitas dibawakan oleh Gloria. Gloria membawakan presentasi dengan menampilkan beberapa video art tentang kreativitas. Peserta diberi tugas untuk membuat origami tentang burung.
Aji dan Rusli meneruskan. Aji membawakan teori dasar tentang kerja sama tim. Rusli melengkapi dengan ilustrasi burung yang terbang dengan formasi V.
Walid di sesi berikutnya melengkapi dengan materi Membaca kompas. Pukul 23.00 seleuruh seluruh peserta memasuki hutan yang gelap. Senter menjadi alat sangat membantu peserta saat mengikuti sesi baca kompas di tengah kegelapan hutan. Kurang lebih dua jam seluruh peserta dapat menyekesaikan tugas mereka adu nyali membaca arah angin dengan alat bantu Kompas.
Pukul 24.00 peserta balik ke base camp. Api unggun dinyalakan, Walid kembali melakukan evaluasi terhadap jalannya program baca kompas. Mata peserta berat, mulai merah. Ngantuk. Koordinator konsumsi dari tim panitia pelaksana pun sibuk menyiapkan pisang goreng dan membuat Kopi panas bagi peserta.
Usai evaluasi yang dibawakan Walid, kilat menyambar, guntur menggelegar. Angin bertiup kencang. Air laut mulai pasang. Peserta memasuki break tidur. Peserta dapat beristrahat.
Sebaliknya panitia pelaksana dan Tim trainer yang berada di camp yang pisah dengan camp peserta justru sebaliknya. Hujan deras dan angin kencang tak terbendung. Atap camp tak mampu menahan curah hujan. Panitia dan sejumlah trainer yang telah tertidur nyeyak spontan bangkit dari tidur menghindar dari air hujan. Malam itu dijalani dengan pengorbanan. Rata rata panitia dan team trainer hanya tidur satu setengah jam.
Usai sholat subuh seluruh peserta berkemas. Ada yang mandi, ada yang bersantai di bibir pantai sambil menghirup udara pagi yang segar. Ada juga yang mengambil kesempatan untuk berfoto. Pukul 06.30 seluruh peserta kembali berbaris rapi mengikuti sesi olahraga pagi. Pagi cukup cerah. Sesi ini dipimpin oleh Walid. Pemanasan dan lari di sepanjang Pantai Mawar.
Pukul 08.00 materi berikutnya adalah bridge dan rafling oleh Walid, star puzzle oleh Yoga, Tim Work oleh Rusli, Isa dan Andre, di sesi akhir sebelum penutupan adalah materi strategi dengan game bartender.
Rangkaian acara ditutup pada pukul 14.30. Ada sesi foto bersama lalu balik ke bus yang telah menunggu. Sesaat kemudian bus meluncur ke dormitory blok O KIB tempat pekerja tinggal. Sampai jumpa di Outbound angkatan ke 11.
Belajar Menulis Berita Pelajar SMP 16 Sei Beduk
02 Des 2008 6 Komentar
in Pelatihan
Forum Lingkar Pena Batamindo melanjutkan kegiatan Sosial Pelatihan penulisan bagi Pelajar SMP 16 Sei Beduk. Pertemuan yang diadakan pada hari Sabtu 29 November 2008 lalu tersebut adalah pertemuan ke dua. Pada pertemuan pertama materi yang diberikana adalah pengenalan dan motivasi penulisan. Pada pertemuan kedua materi yang disampaikan adalah berita.
Sebanyak 30- an siswa dari kelas 1 hingga kelas 3 mengikuti jalanny a pelatihan. Mas Alim selaku ketua FLP Batamindo mengawali kegiatan dengan memberikan koreksi terhadap tulisan pelajar yang dibuat pada pertemuan pertama.
Usai pembahasan hasil karya pelajar. Materi diteruskan dengan pembahasan dan praktek menulis berita. Materi ini disampaikan oleh pembina FLP Batamindo, M. Rusli. Pelajar yang mengikuti pelatihan ini terlihat bersemangat mengikuti jalannya praktek menulis berita. Fasilitator memberikan yel-yel di sela-sela pelatihan berlangsung.
Tema tulisan adalah pelatihan penulisan di SMP 16. Untuk memudahkan jalannya pelatihan ini fasilitator juga melibatkan pelajar untuk menjadi relawan untuk berperan sebagai pewawancara dan nara sumber.
Kegiatan ini akan dilanjutkan pada pertemuan berikutnya. Pelatihan ini berlangsung selama bulan November dan Desember 2008.
Team Building PT San Miguel di Puncak
18 Nov 2008 1 Komentar
in Pelatihan
Membangun Tim adalah bagian tak terpisahkan dari sebuah organisasi. Sebuah organisasi yang terdiri dari sejumlah orang yang mempunyai tujuan bersama bagaikan sebuah kapal yang mengarungi samudra luas. Berbagai rintangan yang dihadapi adalah sebuah konsekuensi dari misi atau tujuan organisasi.
Ketika kumpulan orang yang berbeda latar belakang duduk bersama dalam sebuah tim yang ditugaskan untuk mencapai sebuah objective atau tujuan, anggota tim akan berupaya mengikuti prosedur atau quality prosedure dari sebuah organisasi tempat ia bernanung. Namun quality prosedure atau rambu -rambu tersebut kadang hanya dijadikan sebagai pedoman yang dibingkai dengan bagus dan ditempatkan di dinding perusahaan. Anggota tim dalam sebuah kelompok tak bisa lepas dari keyakinan, kepercayaan dan persepsi anggota kelompok atau tim dalam menjalankan tugas-tugas di lapangan.
Upaya untuk menyamakan cara pandang dengan mengikuti sebuah work objective yang didasari dengan kriteria terukur untuk mencapai sebuah tujuan atau target adalah langkah strategis yang ditempuh oleh sebuah perusahaan.
PT San Miguel sebuah perusahaan yang memproduksi minuman mineral (merek Othree) dan minuman ringan dari bahan teh (Artea) pada hari Sabtu dan Minggu 15 dan 16 November menggelar sebuah pelatihan (Team Building Training) yang diadakan di Puncak, Bogor Jawa Barat.
Pelatihan yang diadakan khusus diberikan bagi karyawan dari bagian Sales Department. Ada 42 peserta yang mengikuti kegiatan ini. Materi pertama diadakan pada pukul 18.30, diberikan terhadap peserta adalah tentang pemasaran yang dibawakan oleh karyawan senior PT San Miguel. Kegiatan ini dilangsungkan dalam sebuah ruangan (in house training) dan berakhir pada pukul 22.00. Pukul 22.00 hingga 23.00 penulis meneruskan materi training dengan materi ice breaker dan games tentang kreativitas, dan persepsi.
Aktivitas Team Building Training dilakukan pada hari Minggu 16 November 2008 pagi hingga siang hari. Penulis yang bertindak sebagai fasilitator pelatihan mengajak peserta untuk mengikuti kegiatan senam pagi. Kegiatan ini bertujuan untuk memperlancar peredaran darah dan sekaligus sebagai relaksasi.
Usai senam pagi dan relaksasi, peserta dibagi menjadi dua kelompok melalui game yang bertema pembentukan kelompok. Selanjutnya peserta mengikuti game produktivitas melalui lempar bola. Lomba yel-yel adalah kegiatan yang meriah. Peserta berupaya membawakan sebuah yel-yel yang powerfull dan bersemangat. Tujuan pelatihan (yel-yel) ini adalah menyadarkan peserta akan keberadaan hormon endofrin, sebuah hormon di otak manusia yang mampu memberikan perasaan senang, bila diaktifkan akan memunculkan perasaan bahagia pada diri peserta.
Kegiatan ini adalah bagian dari kegiatan Team Building Training yang dilakukan di salah satu areal perkebunan teh di Puncak. Cuaca yang dingin sejak malam hingga pagi hari perlahan-lahan berubah menjadi hangat. Sinar matahri mulai terasa panas saat aktivitas team building memasuki game spider web. Game spider web menyadarkan peserta akan manfaat pembagian tugas yang efektif. Melalui game spider web peserta akhirnya menyadari manfaat the right man on the right place.
Game berikutnya yang disambut antusias oleh peserta adalah trust fall. Peserta dibagi menjadi dua kelomok. Setiap kelompok dibagi menjadi ketua, peserta, dan QC. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran terhadap peserta akan bahaya keteledoran. Setiap anggota dalam tim adalah komponen yang sangat penting, semua anggota dalam anggota kelompok adalah penting.
Game yang terakhir adalah Maze. Game ini melatih anggota tim untuk mempelajari pola. Melalui kegiatan ini peserta team building dilatih untuh terbiasa mempelajari pola atau standarisasi dalam kondisi apapun. Lingkungan yang berubah tidak menjadi penghalang bagi peserta untuk memahami sebuah proses kerja yang efektif.
Seluruh rangkaian ini berjalan dengan lancar. Pimpinan PT San Miguel indonesia, dalam hal ini direktur perusahaan yang dijabat oleh Mr. Glenn, HRD Manager yang diwakili oleh Ibu Sukma ikut terlibat dalam acara team building ini hingga akhir acara.
Bertindak selaku Team Building training adalah penulis. Penulis dibantu oleh co trainer yakni Bapak Teguh, Bapak Seno, Bapak Wahyu, Bapak Affif. Pihak PT San Miguel yang sangat berperan aktif menyukseskan acara ini adalah Ibu Siti dan Bapak Rudi.












Komentar Terakhir