Upacara Peringatan HUT RI Ke-63 di Batamindo

Kawasan Industri Batamindo pada tahun ini kembali  mengadakan Upacara memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-63. Bertempat di lapangan Community Center pada tanggal 17 Agustus 2008. Pada pukul 06.30 lapangan bola Community Center telah dipenuhi peserta upacara. Tak lama kemudian, pada pukul 07.20 Inspektur memasuki lapangan Upacara.

Inspektur upacara adalah Komandan Gugus Keamanan Laut Armada RI Kawasan Barat (Dan Guskamla Armabar) Laksamana Pertama TNI Sugeng Darmawan.

Dalam sambutannya Laksamana Pertama Sugeng Darmawan membacakan sambutan Gubernur Kepulauan Riau.

Tema HUT RI ke -63 kali ini mengusung  “Dengan semangat proklamasi 17 Agustus 2008 kita lanjutkan pembangunan ekonomi menuju peningkatan kesejahteraan rakyat, serta kita perkuat ketahanan nasional menghadapi tantangan global”

Hadir dalam rangkaian Upacara memperingati HUT kemerdekaan RI ke-63 ini adalah GM Corporate PT BIC DR. John Sulistiawan, Assiten Manager Admin PT BIC Andi Mapisangka, Kapoltabes Barelang Kombes Slamet Riyanto, Muspida Batam, Manajer dari perwakilan MNC di KIB, Ketua RT/RW, Ketua Organisasi Pemuda dan  Tokoh Masyarakat Batam.

Pada tahun ini, tim Paskibra KIB  anggotanya diseleksi dari sejumlah perusahaan  se KIB. Seleksi dilakukan  sejak bulan Juni 2008. Berjumlah 25 orang  anggota Paskibra dan 20 orang pasukan pengawal. Mereka  yang terpilih terdiri atas karyawan PT BIC, PT Alteco, PT Unisem, PT Perkin Elmer, PT PSECB. Tim Paskibra Batamindo membawakan sejumah formasi barisan.

Yang bertindak selaku komandan Paskibra adalah Riyan Susanto putra kelahiran Air Molek Riau tahun 1986. Pembawa bendera adalah Friska Manihuruk. Friska lahir di muara Bongo jambi 7 mei 1984. Pengerek bendera adalah Mujiono kelahiran Padang Siminyak  Sumatra Barat 20 mei 1982 dan Jonni kelahiran  Pincuran Sumatra Barat 6 Juni 1983.

formasi paskibra tahun ini  menampilkan bentuk benteng yangberarti bahwa PT Batamindo Investment cakrawala selaku pengelola kawasan Industri batamindo  siap  memberikanperlindungan  dan pertahanan kepada pera penanam modal di Kawasan ini demi menghadapi tantangan  global. formasi kedua  adalah berbentuk angka enam puluh tiga  yang berarti  usia kemerdekaan RI.

Tim Paskibra  wanita KIB 2008 terdiri atas : Yuliani Susanti (PT PSECB), Hera I Gustini (PT PSECB), Ffisca manihuruk (PT perkin Elmer), Rizki  Wahyundari (PT Alteco),  Eva Lestari (PT Unisem).

Tim Paskibra pria KIB 2008 semuanya dari personil security PT BIC sebagai berikut; Arif kuswani, ratno, Zulkifli Sudarto, Indra Yono, Edy Suhandoyo, Jonni, T sofyan, Serkana tarigan, Jenal Arifin, Suprayetno, Mujiono, Said Syafei, Ricky bahar, Ryan Susanto, Syamsul huda, Saiful bakri, Nomensen, haeruddin, Syofriwen, Yusri saragih.

Perwira upacara  HUT Kemerdekaan RI ke-63  tingkat KIB  dipegang  oleh Sugiono. Bertindak sebagai Komandan upacara adalah Masri Jhon, perwira keamanan  adalah Suyadi. Pembaca UUD 1945 adalah Wemphi.

Pada saat pengibaran  bendera, Tim inti Paskirba juga dikawal oleh Tim Security Batamindo

Kegiatan Upacara memperingati HUT RI ini dimeriahkan dengan atraksi Drum Band dan Barongsai. Drum Band yang terpilih pada tahun ini adalah SMA Negeri I Tanjung Pinang.

Drum Band SMA Negeri Tanjung Pinang  tampil menawan. Drum Band SMA Tanjung Pinang membawakan tiga buah lagu dan sejumlah formasi menarik.

Atrasi kedua adalah Barongsai Hong Fong dari Puri Loka Batam. Tim Barongsai  bahkan sudah  berkeliling  ke  Dormitory KIB sejak pukul 05.00 sambil melakukan atraksi Barong Sai di atas truk terbuka.

Peringatan HUT RI di lingkungan KIB tidak hanya dalam upacara bendera saja tapi juga diteruskan dengan aneka lomba hingga pentas seni.  Lomba lomba dipusatkan di lingkungan RW masing-masing seperti  lomba nasi tumpeng, lari karung, tarik tambang, panjat pinang.

Merdeka.

Armed dan Reny KDI Meriahkan Malam Pentas Seni RW Batamindo

Pentas seni menyambut HUT RI ke-63 yang dilakukan oleh gabungan RW se KIB  dipusatkan pada hari Sabtu 23 Agustus 2008. Acaranya  berlangsung meriah. Hujan yang turun sejak  pagi hingga sore tidak  mengurangi semangat panitia  untuk mempersiapkan acara  tahunan tersebut.

Pukul 17.00 saat Reny dan Armed  artis KDI  datang, hujan  masih turun membasahi lapangan bola Community Center.  Armed dan Reny  melakukan  cek sound. Beberapa  penonton  yang  menyaksikan  persiapan tersebut  mengambil kesempatan untuk foto bersama.

Pukul 19.00 acara diawali dengan penampilan   artis lokal Batam yang digawngi oleh   grup Band Bayangkara. Gerimis  masih turun, lampu sorot yang dipasang  di  depan  panggung  memperlihatkan   butiran hujan  seakantidak berhenti.

pukul  20.00  diawali dengan pembacaan doa oleh ustaz Mahfud Siddiq.  Tari persembahan sekapur sirih  dibawakan oleh  group Tari Langgeng Pertiwi. Beberapa tamu undangan yang  hadir  diantaranya adalah  Maaz Ismail  Asisten Walikota Batam,  Kapolsek Sei Beduk,  Sujono Lurah Muka Kuning.

Sambutan dibawakan oleh  Brahim Abdullah   yang mewakili GM Corporate PT BIC.   Brahim Abdullah mengatakan bahwa Bangsa Indonesia adalah bangsa yang kaya dan besar. Kita  tidak boleh puas dan terjebak dalam  kondisi nyaman alias  comfort zone. Karena  terlena  dalam kondisi comfort  zone sesungguhnya  kita justru  tertinggal.

Brahim mengajak seluruh komponen untuk bangkit melawan  penjajah baru yakni kebodohan  dan kemalasan.

Sambutan  kedua  dibawakan oleh Maaz Ismail   yang mewakili Walikota Batam. Usai  sambutan diteruskan dengan  pemotongan nasi  tumpeng.  Potongan nasi tumpeng diberikan kepada M.Rusli selaku ketua panitia dan  salah seorang RT wanita terlama di KIB.

Tari Tor Tor dibawakan  oleh  wakil RW 09 KIB. Ada enam orang membawakan tari tersebut.   Usai  tari diteruskan acara inti yakni  penampilan artis KDI.  Armed  KDI yang pada malam itu tampil dengan pakaian berwarna merah tampil dengan   penuh semangat menghibur warga KIB. Begitu juga dengan Reny KDI tak kalah dengan penampilan Armed.

Reny membawakan lagu:  laguku, Goyang Heboh, Mabuk Janda,  Wonder Women, Terlena, SMS, Penasaran.

Armed KDI membawakan lagu Mbah Dukun, Dahsyat, Ketahuan, Sahabat, Kata Pujangga,

Duet antara  Armed dan Renny KDI  membawakan lagu  Wahai Pesona, Dawai Asmara.

Penonton   sangat terhibur dengan penampilan yang dibawakan oleh artis KDI.  Ribuan Penonton bahkan tidak peduli dengan hujan rintik yang  tidak berhenti hingga acara usai. Seluruh rangkaian acara pentas seni ini berjalan  lancar dari awal hingga  akhir.  Pentas seni ini di dukung  oleh Batam Trans Sarana,  Transkib,  Bank Mandiri .Merdeka.

Menanam 1000 Pohon

Kesadaran  warga masyarakat akan  lingkungan hijau terus bertumbuh. Pada hari Sabtu 9 Agustus 2008 warga Kecamatan Sei Beduk melakukan penghijauan.  Penanaman 1000 pohon dipimpin secara  langsung oleh Camat Sei  Beduk, Mardanis.

Lokasi  penghijauan dilakukan di simpang  GMP Tanjung Piayu  – Sei Daun. Dekat dengan   Dam Duriangkang. Komunitas  yang  terlibat dalam penanaman pohon ini terdiri dari  pengurus RT, RW, Kelurahan se Kecamatan Sei Beduk, Pelajar Sekolah hingga organisasi Kepemudaan.  Dari  Kawasan Industri Batamindo, Komunitas pemuda yang terlibat adalah  Pencinta Alam Cumfire,  Pramuka,  KSR – PMI, Siaga Yudha  English Conversation Club.

Saat  penanaman pohon berlangsung,   sinar matahari bersinar  terik. Namun  usai  penanaman  pohon, awan terlihat menggantung  di  langit Sei Beduk  dan tak lama kemudian  hujan turun.

Sex Education Seminar

Dalam rangka memberikan  pengetahuan mengenai   sex yang sehat, Community Develompment Department  PT Tunaskarya Indoswasta menyelengarakan seminar. Sex Education Seminar ini ditujukan buat  pekerja  yang ada di Kawasan Industri Batamindo.

Tampil sebagai pembicara adalah dr. Enting.  Dia adalah ahli kandungan  yang juga  bekerja di Rukah Sakit Budi Kemulyaan Batam. Kegiatan ini diadakan di Wisma Batamindo Lantai 3. Pada tanggal  2 Agustus 2008. Selain  dr. Enting juga dihadirkan   Psikolog  yaitu Rostina.  Rostina  membahas  aspek pendidikan  Sex dari sisi Ilmu Psikologi.

10 Kisah Genosida

Judul buku             : 10 Kisah Genoside

Jumlah halaman   : 159

Penulis                  : Tim Redaksi  yang terdiri atas  Arifin Surya Nugraha,

Endang, Arif Kurnia Rahman, Dewi Puspita Sari,

Diky Sumakarya.

Penerbit                : Bio Pustaka

Harga  Buku         : Rp. 30.000

Gambar Cover     : Hitler  dan korban Genosida

Apakah itu Genosida? Genosida diartikan sebagai  pemusnahan Kelompok/bangsa secara teratur. Kata lain dari Genosida adalah Holocaust. Holocaust juga dikenal dengan  nama Ha Shoah (bahasa Yahudi), Khurbn (bahasa Yiddi), Parajmos (bahasa Romania), Calapalenia atau Zaglada (bahasa Polandia).

Genosida  atau Genosid adalah sebuah  pembantaian besar-besaran sistematis terhadap satu suku bangsa atau kelompok dengan maksud  memusnahkan (membuat punah)bangsa tersebut.

Menurut  Statuta Roma dan Undang-undang no.26 tahun 2000 tentang Pengadilan HAM, genosida ialah perbuatan  yang dialakukan dengan maksud menghancurkan, memusnahkan seluruh atau  sebagian  kelompok  bangsa, ras, kelompok etnis, kelompok agama dengan cara membunuh anggota kelompok, menciptakan kondisi kehidupan kelompok yang menciptakan kemusnahan secara fisik sebagai atau seluruhnya, melakukan tindakan mencegah kelahiran dalam kelompok, memindahkan secara paksa anak-anak dalam kelompok ke kelompok lain.

Genosida pertama kali digunakan oleh ahli hukum  Polandia bernama Raphael Lemkin pada tahun 1944  dalam bukunya berjudul Axis Rule in Occupied Europe. Kata itu berasal dari kata Yunani,  Genos (ras, bangsa atau rakyat) dan bahasa Latin, caedere (pembunuhan).

Genosida adalah pelanggaran HAM berat  yang ada dalam yurisdiksi internasional Criminal Court.

Buku  mengungkap  pembunuhan massal  yang dilakukan oleh pemimimpin di masa lalu. Jutaan korban yang telah mati sia-sia. Para korban tersebut  dibunuh  dengan berbagai cara. Ada  yang dibunuh dengan menggunakan senjata api, senjata tajam, gas beracun, hingga dibiarkan  mati kelaparan.

Ke sepuluh  kasus genosida  yang diatuangkan dalam buku  ini  adalah sebagai berikut:

1.  Holocaust potret Kebengisan Nazi

2.  Kebengisan Rezim Stalin di Ukrania

3.  Nanking Massarce

4.  Yugoslavia: Kisah Negeri Yang Terkoyak

5.  Mao Zedong: sososk Yang Penuh Kontroversi

6.  Kekejaman Rezim Idi Amin

7.  Dampak Peristiwa G30S: Pembantaian Massal di Indonesia

8.  Awan Hitam Di Langit Kamboja

9.  Pembantaian Massal di Bosnia – Herzegovina

10. Rwanda Genocide; Pembantaian Etnis Tutsi dan Hutu Moderat Rwanda.

Buku   ini menarik  dibaca. Menyajikan data, latar belakang kisah pembunuhan massal.   Buku akan  lebih menarik bila dilengkapi dengan foto-foto pendukung. Namun demikian  penyajian cerita yang enak dicerna sehingga  gambaran  genosida di seluruh  belahan dunia  dapat menambah wawasan pembaca.

Buku dapat diperoleh di toko buku Gramedia.

Olahraga Meningkatkan Produktivitas

Mau sehat? tentu dong. Siapa sih yang mau sakit. Kalau sehat menyenangkan, kenapa menyiksa diri dengan penyakit.  Upaya memasyarakatkan  hidup sehat terus dikembangkan.  Program hidup sehat selalu diajurkan  oleh  pemerintah, organisasi sosial, baik melalui  media  cetak, elektronik.

Olahraga memicu  produktifitas. Olahraga  melahirkan produktivitas.  Rekan penulis saat masih kuliah dulu sangat aktif berolahraga.  Saat itu olahraga yang ia ikuti adalah Beladiri karate aliran Goju Kai. Namanya Surahman. Asalnya  Buton. Saat ini ia adalah seoarang dosen di salah satu universitas  di Makassar.

Setaip minggu Surahman,  minimal  tiga kali seminggu mengikuti latihan rutin di Dojo Gojukai. Kebiasaan teratur berlatih beladiri membuat ia sehat dan berpikir positif. Seiring dengan itu, prestasi surahman  sebagai mahasiswa juga  menanjak.  Nilai  yang ia peroleh selalu memuaskan. hingga akhirnya  ia terpilih sebagai dosen. Dan terakhir ia sudah memegang ijasah S3 dalam usia yang masih muda.

Pada kesempatan yang lain, penulis juga merasakan manfaat olahraga secara teratur saat masih bekerja di PT Bosowa Merlian Motor. Ada yang menarik.  Apakah itu?  Yap, rupanya Manajemen PT  Bosowa Berlian Motor   mewajibkan karyawan melakukan olahraga senam setiap  hari Jumat Pagi.  Senam massal dilakukan  di halaman kantor  perusahaan. Senam massal ini diikuti  oleh seluruh  karyawan  dari level terendah  hingga top Manajemen.

Ketika bekerja di Batam, Penulis juga menemukan   kegiatan olahraga  yang dilakukan oleh perusahaan Jepang.   Senam yang dilakukan  oleh karyawan  tidak harus di akukan di tempat terbuka, bisa  juga dilakukan di area  kerja meski dengan  senam yang sederhana demi memperlancar  peredaran darah.

Sejak  Bahan Bakar Minyak dari Fosil  langka dan mahal,  beberapa kelompok  pekerja   membentuk wadah    bersepeda ke  tempat kerja. Gejala ini sudah mulai muncul. Salah seorang rekan penulis yang bekerja di PT Shimano,  bernama Mujianto yang kebetulan duduk di  pengurus Bipartit PT Shimano  membuat program  Fun Bike  sebagai acara tahunan perusahaan. Baru-baru ini  Fun Bike yang kedua   kembali digelar dengan rute  jalan di seputar pabrik dan dormitory  Kawasan Industri Batamindo.

Manfaat  yang dirasakan    dengan  bersepeda secara teratur sangat banyak.  Diantaranya adalah:

  1. Penghematan bahan bakar minyak.
  2. Menyehatkan  badan ( Jiwa dan raga)
  3. Menjaga ekosistem alam karena  mengurangi polusi

Kegiatan bersepeda di batam main populer. Saat ini sedang tumbuh dan berkembang  kelompok  sepeda  yang melakukan aktifitas pada hari kerja atau hari libur. Beberapa  pekerja di PT Unisem dan PT Shimano sudah meninggalkan  kendaraan bermotor (mobil dan sepeda motor) dan beralih ke Sepeda  sebagai  kendaraan menuju tempat kerja.  Ternyata  produktifita meningkat. Mau coba.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.