Desain Gendheng Pengusaha Baju Kaos Beromset 1,3 Miliar
07 Mar 2008 49 Komentar
in berita
Batamindo Interpreunership TEAM (BEST) melaksanakan bedah bisnis pada tanggal 6 Maret 2008. bertempat di Sekretariat Karang Taruna Siaga Yudha Batamindo. Tampil sebagai pemateri adalah Marsono. Marsono adalah pemilik usaha Desain yang diberi nama Desain Gendheng. Oleh Kawan-kawan dekatnya Marsono popular dengan Panggilan Demang.
Marsono mengawali usahanya pada tahun 1999. Ia menjalankan usahanya bukan pada saat masih bekerja. Ia merintis usahanya justru ketika sudah keluar dari PT TEC, sebuah perusahaan elektronik di Kawasan Industri Batamindo. Dulu ketika masih sekolah seni di SMIK Negeri Pacitan ia sudah terbiasa menitip barang dagangan di konter penjualan.
Ketika di Batam, Demang tidak tinggal diam. Ketika itu jaman kejayaan penjual gorengan. Insting bisnis Demang terpanggil. Ia menjadi pemasok cabe kepada penjual goreng-gorengan. Tidak disitu saja, Demang juga mendistribusikan minyak goreng kepada penjual gorengan. Hasilnya memuasukan. Yang penting menjalankan usaha tidak gengsi meski diprotes teman-temannya.
Naluri bisnis Demang terus dikembangkan. Dengan bekal uang tabungan tiga ratus ribu rupiah Demang memantapkan usahanya dengan membuat bisnis desain, uniform. Hasilnya, Sejak tahun 2003 Demang mendirikan badan usaha CV, bernama CV DIGE.
Kenapa nama usaha bisnis ini unik? Justru itulah letak promosinya kata Demang. Nama unik akan selalu diingat. Kalau orang ingat akan nama usaha kita maka mereka akan kembali lagi. Demang menganjurkan agar nama bisnis dibuat unik di telinga pendengar karena disitulah letak promosinya.
Demang mengatakan, DIGE dibuat dengan pendekatan kualitas. Lebih bagus lagi kalau produk yang dibuat tidak hanya berkualitas bagus tapi juga cepat. Kalau kualitas bagus dan puas maka pembeli akan menjadi pelanggan. Hal itu dibuktikan dengan loyalitas pelanggan meski sudah bertahun-tahun tapi masih menjadi pemakai setia produk Disain Gendheng hingga sekarang.
Demang mengatakan untuk memulai bisnis tak perlu terlalu banyak pertimbangan. Lakukan saja. Demang memberi contoh salah seorang temannya seorang manajer yang ingin membuka usaha namun tidak pernah terealisasi karena sang kawan hanya sibuk berpikir pertimbangan bisnis tanpa pernah melaksanakan bisnis. Sehingga sang kawan tidak juga menjalankan bisnisnya hingga saat ini. Jadinya berhenti pada niat saja.
Salah seorang peserta bedah bisnis mengakui sudah bekerja selama 11 tahun. Ia bekerja di salah satu perusahaan di KIB. Ia Ingin menjalankan bisnis tapi takut karena tidak punya orang kepercayaan. Namun keinginan membuka bisnis tetap kuat. Alasan membuka usaha sederhana. Di perusahaan mengalami stagnan alias jalan di tempat. Di situlah masalahnya. Ingin berhenti bekerja tidak siap karena masih menanggung ekonomi keluarga. Meneruskan pekerjaan juga sudah jenuh apalagi sudah bekerja di atas 10 tahun.
Demang menanggapi dengan sederhana. Membangun usaha tidak harus dengan usaha besar dulu. Bisa dilakukan usaha yang kecil-kecil sambil menjalankan rutinitas di perusahaan. Usaha kecil-kecil itu seperti bisnis makanan. Setelah usaha sudah bagus dan dirasa sudah siap untuk melepaskan status sebagai pekerja baru keluar dari pekerjaan.
Rojikin, peserta bedah bisnis menceritakan pengalaman usahanya. Dulu ia pernah membuka usaha makanan yakni martabak. Awalnya laris manis. Pembeli ramai. Namun lama-kelamaan ditinggalkan pembeli dan akhirnya bangkrut. Padahal orang-orang yang mengelolanya adalah masih orang kepercayaan dari pihak keluarga.
Demang menanggapi dengan memberi contoh pada usaha yang ia geluti. Kunci kenapa pelanggan bertahan karena barang yang dibuat berkualitas. Bila pelanggan puas dia akan tetap datang dan loyal.
Pada bedah bisnis ini Demang juga menjelaskan tentang strategi marketing, pembukuan hingga aspek legalitas. Usaha desain Gendheng yang dijalani oleh Demang bernaung di bawah bendera CV. DIGE. Demang atau Marsono mampu membuktikan bahwa dengan modal Rp.300.000 saat merintis bisnis, kini ia bisa meraup omset Rp 1.300.000.000 (Satu miliar tiga ratus juta ) setahun. Salut.
Profil Marsono



Mar 10, 2008 @ 09:04:36
disini saya mau tanyakan dulu saya pernah buka usaha kecil,yaitu jual makanan, namun dengan naiknya harga barang, jadi saya menjadi sulit untuk melanjutkan usaha tsb,alias jalan ditempat.karena sudah tidak dapat untung lagi.bagaimana cara untuk mengatasi masalah tersebut,tolong tanggapannya thanks.
Mar 11, 2008 @ 11:28:57
Mas Udin….
Kalo memang memungkinkan, agak dinaikkan saja harganya sedikit mas. Dengan catatan bahwa, rasanya juga agak dikasih tambah bonus. Jadi pihak konsumen merasa kenaikan harga itu karena makin enaknya kualitas penganan kita dan bukan karena naiknya harga bahan pokok.
Sebagai contoh….
harga awal kita adalah 750-rupiah, trus dinaikkan jadi 950-rupian, tapi mas Udin harus menambahkan juga bumbu dan bahan lain seharga minimal 50-rupiah per bijinya.
Jadi… dengan tambahan modal 50-rupiah, bisa menjadikan selisih harga 200-rupiah. Gimana mas Udin…..?
Mar 20, 2008 @ 15:54:09
Pak…. Tulisane Artikel Cuuuilik-cilik.
Susah diwoco.
Apr 09, 2008 @ 01:41:30
mas bagaimana cara melihat pangsa pasar, apakah kita harus sering jalan-jalan?tolong dijelaskan ya mas, terima kasih
Apr 09, 2008 @ 03:41:24
Mas Demang tolong dijelasin dong.
Apr 09, 2008 @ 05:40:19
Cara melihat pangsa pasar bisa dengan cara yang Sumberku katakan itu juga, tapi bisa juga dengan sering melihat kondisi perekonomian dan gaya hidup dari tempat yang kita tuju.
Misalnya, kalo kita jualan makanan yang sekiranya cocok untuk perumahan, maka kita harus buka di sekitar perumahan. Jangan dijual di Mall. Begitu juga sebaliknya. Walaupun kadang harus ber-inovasi, tapi harus tetap melihat situasi dan kondisi.
Sekarang mas Sumberku mau mangambil usaha dan pasar apa dulu…?
Gimana Mas…?
Mei 03, 2008 @ 14:48:07
Pak… kemarin aku barusan ketemu orang RMNI
pengin ngobrol masalah kegiatan.
Kapan punya waktu,,,,?
Mei 03, 2008 @ 17:09:26
Saya mau tanya nih mas.Saya mau bisnis baju T shirt (kaos oblong) buatan Thailand atau Malaysia yang ada capnya nama negara masing-masing. atau buatan negeri sendiri yang terjangkau. terima kasih
Mei 05, 2008 @ 02:36:22
Mas Demhank, aku bisa hari ini. Kita bisa meeting di morbek. After working. Oh ya sekalian dijawab pertanyaan Ali ridho ya.
Mei 12, 2008 @ 11:45:26
Sori… aku lama nggak online bro.
Jun 16, 2008 @ 09:59:36
ak minta tolong bikin desain baju doang buat aku n temen” aku n pacar ak
Jun 16, 2008 @ 10:13:25
Mas Demang tolong di follow up ya request dari Winda. salam.
Jun 29, 2008 @ 05:03:01
Buat mbak Winda…
tolong email langsung ke aku aja di :
demhank@yahoo.com
Jul 19, 2008 @ 05:54:05
Pak….
Kapan lagi ada acara dan pertemuan lagi. Dah kangen banget nih, pengin kumpul-kumpul lagi.
Kalo ada, kabarin aku ya pak.
Jul 21, 2008 @ 10:38:20
Mas Demhank, acara kumpul bareng sambil sharing enterpreunership akan tetap kita laksanakan. insya allah kalau sudah dapat nara sumber kita akan segera follow up ke teman-teman. Salam Wirausaha.
Okt 19, 2008 @ 18:00:34
GIMANA KHABAR MAS THOLE DI JOGJA MAS DHEMANK….?
Jan 06, 2009 @ 11:32:19
Aku bangga pernah makan nasi dengan lauk trancam daun kencur dan cambah mentah sepiring denganmu.
Jan 06, 2009 @ 11:41:54
Mas Demhank yang baik hati, tidak sombong, dan tetap membumi….
Kira-kira usaha apa yang cocok untuk saya agar bisa dapat penghasilan tambahan ya?
Saya pernah coba jual kaos, kerudung, dan baju. Tapi sekarang berhenti karena modal macet.
Tolong bagi tips-nya ya Mas, karena kebutuhan saya untuk memperoleh penghasilan tambahan semakin besar.
Saya tunggu.
Sembah nuwun saderengipun.
Jan 06, 2009 @ 11:44:41
Saya bangga pernah makan nasi dengan lauk trancam daun kencur dan cambah mentah sepiring denganmu.
Jan 06, 2009 @ 13:38:33
Pak….
Sori banget kemarin pas awal tahun aku ada acara di Belakang Padang. Aku lupa nggak ngabari Pak Rusli. Tolong dibuka di demhank.blogspot.com ya pak.
Sebenarnya kemarin butuh liputan, tapi ya itu, aku nggak sempat ngabarinya.
Acaranya ditutup oleh pak Nur juga pak.
Tengkyu.
Jan 11, 2009 @ 01:22:57
Mas demank… yoopo kabare…. Tambah Sukses wae..
Kapan main ke Surabaya?? Tak undang diskusi dengan mahasiswa Unesa. Biar anak-anak tambah termotivasi…. Ok….
Salam buat tante, om om disana ye…. SUKSESSS
Jan 11, 2009 @ 01:32:26
Oh ya mas… aku ingin main ke sono…”batam”, tapi balum ada waktu. moga2 aja aku bisa main.. Sori kmarin aku nikah gak sempat minta doa…ada dok sdikit di …tq
Jan 11, 2009 @ 01:36:23
Oh ya mas… aku ingin main ke sono…”batam”, tapi balum ada waktu. moga2 aja aku bisa main.. Sori kmarin aku nikah gak sempat minta doa…ada dok sdikit di kesajara tq
Jan 11, 2009 @ 01:38:04
http://www.kesajara.blogspot.com/
Feb 09, 2009 @ 08:41:46
Eh…. halo Marsudi….
hehehehe… gimana kabar Unesa. Aku udah buka blog-mu, keren juga yah. Yuhuuuu….
Trus ngenai undangan ke Unesa, yah…. kira-kira kapan bisa kesana ya. Mending pas pulang kampung aja deh.
Salam buat semuanya ya, bilangin kangen pada semua Alumni. Take care and keep in touch.
Feb 12, 2009 @ 02:53:27
iki kang jhon kae to?:-D
Feb 12, 2009 @ 10:16:09
pripun kabare kang?
Feb 21, 2009 @ 10:23:41
Kabarku Apik Banget…
Iki Ardi Njalen yo….???
Mar 21, 2009 @ 03:04:00
wah pengalamannya sangat berharga. Sip deh semoga sukses
salam kenal yaa..
bagi yang memerlukan aneka mesin pengolah makanan, produksi, pertanian dsb dapat mengunjungi http://www.situsmesin.com/berita
semoga menjadi inspirasi bisnis anda.
Mar 24, 2009 @ 01:38:40
Makasih infonya juga mas Yuniar Risdi…,
semoga usaha sampeyan bisa menjadi inspirasi bagi saya dan yang lain. Salam hormat.
Agu 02, 2009 @ 09:26:25
Hehehe…. lama juga nggak mampir disini.
Gimana nih kabar Pak Rusli…? Kayaknya perlu bikin acara seru lagi nih. Yang baru dan benar” fresh…?
Hmmm… apa yaaaa…?
Agu 03, 2009 @ 01:16:55
Yang seru ya, bagaimana kalau kita buat acara melukis di jalan (demo lukis) sambil ngamen.
Des 08, 2009 @ 07:51:18
lam kenal mas, saya dari Kepulauan MENTAWAI, rencana saya mau buka usaha jualan kaos bermerek ato bermotif kedaerahan (seperti baju kaos bali, bandung ato baju kaos yg sering dijual di tempat – tempat wisata ) kebetulan di daerah saya masih belum ada yang jualan baju tsb. dan daerah saya berpotensi sbg daerah wisata dalam dan luar negeri, yang ingin saya tanyakan bagaimana cara buka usaha tersebut, mulai dari berapa anggaran dan kiat-kiat agar usaha saya bisa maju nantinya ato minimal bagaimana cara awal / langkah awal kita buka usaha baju kaos tsb (rencana awal dengan metode sablon), trims ya mas.( mohon balasan dikrim ke email saya)
Feb 08, 2010 @ 09:29:45
halo bos demank, hebat sekarang, gimana ? wayang nya pak othok dimasukkan ke desain kaosnya apa gakkkk …haa haaa haaa !
Feb 28, 2010 @ 02:28:15
Mbak… Tolong mbak Nadya email ke saya dulu mbak, nanti saya reply dari email saya. demhank@yahoo.com.
Oh iya… Untuk mas Sugiyono ‘kurol’… gimana kabarnya. Oh iya… Sekedar info ke rekan2 pembaca lain, mas Sugiyono ini teman se-kelasku lho di SMIK Pacitan dulu. Aman bro.
Apr 02, 2010 @ 03:29:32
mas demang….
hebat… hebat,
sukses selalu yea….
moga omsetnya makin naik terus
warni syec2
Jul 20, 2010 @ 13:49:52
Mbak Warni…
Tengkyu ya. Sama-sama semoga sukses juga.
Jun 10, 2010 @ 06:53:51
ass. kang lam kenal…. aku wong jowo golek pangan nang Pekanbaru…..
aku sitik” iso nyablon tapi sing kanggo baju or kaos kwalitas apik gambare, aku durung ngerti bahan”ne…. kakang iso aku order bahan sablon ataw bahan kaos jadilah …ben aku ngrasake keberhasilanne kakang….
matur nuwun sakdurunge.
matur nuwun juga yen kakang gelem nulung aku, supaya aku iso urip nang pekanbaru iki kang…
Jun 10, 2010 @ 06:59:53
o ya kang aku nang pekanbaru karo bocah” sing kepingin kuliah/sekolah tapi wong tuane ora duwe duit kanggo nyekolahke…..
mulo aku bareng” bocah” pada golek pangan…
jaluk tulung yo kang …… dadi bocah” juga pada ana kreatifitas sing iso dijual kanggo nambah” duit sekolah/kuliah
Jul 20, 2010 @ 13:56:27
Mas Yani…
Untuk kaos mungkin kita bisa Supply dari Batam. Tapi untuk bahan sablon, kebetulan belum bisa kita layani.
Untuk kaos polos dan udah terjahit bisa kok.
Mohon kalo butuh, bisa email kami langsung di :
demhank@yahoo.com atau digebatam@yahoo.com
Jul 01, 2010 @ 03:02:36
pagi mas…mau tanya nih…saya seorang pns terus saya baru mulai/belajar bisnis kecil-kecilan…yaitu membuat website/belajar sendiri [otodidak]gimana caranya biar usaha yg kita rintis ini tetap survive….sukses matur suwun sak derenge
Jul 20, 2010 @ 14:03:37
Mas Wahyu…
Untuk usaha membuat Website, supaya makin berkibar, mending mas Wahyu mendekati orang” pemerintahan (Bukannya munafik lho ya, biasanya instansi2 pemerintah malas untuk membuat sendiri Websitenya). Apalagi ditunjang mas Wahyu ada di jajaran pemerintahan juga.
Selain itu, bisa juga pendekatan ke Industri2 rumahan yang butuh promosi.
Sekalian nanti mas Wahyu bisa sebagai Up-Dater produk2 mereka.
Terima kasih, usulan ini mungkin bisa membantu.
Demhank.
Jul 21, 2010 @ 01:37:58
Mas Demhank
Kapan ada waktu main di terminal Muka Kuning , lesehan di kedai nasi kucing sambil minum teh hangat. Entar ajak benny, bobo, arief. Malam Minggu ini kayaknya asyik kita kumpul di sana. he he he
Jul 21, 2010 @ 19:35:36
Yes Pak Rusli….
Kayaknya malem minggu cocok banget tuh.
Langsung Calling rekan” aja boss.
Sip tho…!!!
Jam sepuluh malam ya.
Hehehe… DEMHANK.
Jan 26, 2011 @ 08:15:47
ada yg mau buka usaha laundry?
tahapan2nya silahkan dibaca di http://www.aljapanlaundry.blogspot.com
thx
Jul 07, 2011 @ 20:17:44
Monggo dilanjut…….
Sep 28, 2011 @ 22:52:28
Waaahh…. kayaknya ini nama pak Dosen saya ya…..
Pak Syaf…..
Okt 26, 2011 @ 11:48:00
pa kabar mass demhank.,aku manatan asrama nongsa batam.aku anggota nya dodi..
mau nanya ne.. gmn cara nya biar usaha kita berkembang pesat.???
Jan 29, 2012 @ 17:08:04
Dear Dharma….
Oh iyaa… yang waktu pelatihan Sablon dan disain di Nongsa itu ya…?
Sebenarnya Pesat dan tidaknya usaha kita, tergantung pada diri kita sendiri. Seandainya kita selalu yakin usaha kita akan maju pesat, maka waktu itu kita sudah merasakan kepesatan itu sendiri.
Yang penting, tetep komitmen pada usaha kita, jangan mikir2 yang negative. Selalu berpikir bahwa usaha kita akan maju.
Semoga selalu semangat ya Dharma…..
Sukses selalu.